Tanggap Teknologi Digital: BSI bersama Mahasiswa KKN UIN Gusdur adakan Pembuatan QRIS di Desa Gondang

Oleh Nazira Laela Nasta

Hijratuna, Pekalongan- Dalam rangka mengikuti perkembangan Teknologi Dan Informasi, Mahasiswa KKN UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, Kelompok 14 bersama dengan Bank Syari’ah Indonesia (BSI) mengadakan sosialisasi dan pembuatan QRIS bagi masyarakat setempat di Desa Gondang, Wonopringgo pada Jum’at (20/10/2023).

Sosialisasi ini bertempat di Balai Desa Gondang sejak pukul 09.00 pagi, dengan diikuti para peserta mulai dari Karang Taruna dan juga para pelaku Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah Desa Gondang. Di sisi lain, acara ini juga bekerja sama Dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan tujuan utamanya yakni memberikan Fasilitator bagi masyarakat khususnya di desa gondang dengan pembuatan QRIS secara bersama-sama.

Dilansir dari laman resmi BI.go.id QRIS  adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang merupakan standardisasi pembayaran dengan menggunakan metode QR code dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), agar proses transaksi menjadi lebih mudah dan fleksibel, serta terjaga keamanannya. Sebab di zaman sekarang ini marak beredar mengenai penggunaan uang palsu, hal ini tentulah merugikan banyak pihak. Karena alasan tersebut Siska Novita, selaku pemateri dari perwakilan BSI Ambokembang Kedungwuni, Pekalongan menyampaikan terkait QRIS ini sangat penting bagi masyarakat.“Pembuatan QRIS ini sangat penting, yakni Dengan Aplikasi QRIS ini, transaksi kita menjadi lebih aman, dan juga meminimalisir adanya peredaran uang palsu,” tuturnya.

Harapannya acara ini dapat menambah pengetahuan baru bagi masyarakat Desa Gondang, serta membantu mempermudah para pemilik UMKM dengan melakukan transaksi secara digital, serta terhindar dari modus penipuan dalam bentuk apapun. Karena sasaran utama dari kegiatan sosialisasi ini adalah para pelaku UMKM, tentunya manfaat yang ingin diberikan berfokus pada merchant (individu/kelompok penjual) diantaranya adalah: potensi meningkatkan penjualan, meningkatkan branding produk, pembayaran lebih aman dan praktis, mengurangi biaya pengelolaan kas, terhindar dari uang palsu, mempermudah rekonsiliasi dan berpotensi mencegah tindak kecurangan dari pembukuan transaksi tunai dan lain-lain.

QRIS tidak hanya memberi keuntungan bagi para penjual tapi juga para pengguna aplikasi pembayaran. Manfaat yang bisa didapatkan diantaranya: pembayaran menjadi lebih mudah dan cepat, tidak perlu membawa uang tunai, transaksi lebih terlindungi, karena semua PJSP penyelenggara QRIS diawasi dan mengantongi izin dari Bank Indonesia.

Tips Hidup Sehat Sesuai dengan Tuntunan Rasullah

Oleh: Intan Anggreaeni S

Kesehatan merupakan nikmat yang paling berharga bahkan diluaran sana jutaan orang rela menggelontorkan uangnya demi kesehatannya. Oleh karena itu penting bagi kita semua untuk menjaga kesehatan tubuh kita agar tetap stabil. Ada banyak cara yang dapat kita gunakan untuk menjaga kestabilan tubuh kita, mulai dari memakan maknan yang sehat tanpa penawet hingga berolah raga. Selain itu ada banyak pula tips yang tersebar luas di internet untuk memulai hidup sehat, salah satunya ialah tips hidup sehat ala rasullah. Rasullah juga mengajarkan umatnya agar memlihara kesehatannya, beliau telah mencontohnya pada setiap perilakunya bukan hanya sekedar berdakwah saja melainkan hal hal kecil seperti ini juga sudah beliau ajarkan sejak zamannya. Ada beberapa tips yang rasullah ajarkan diantaranya:

Pertama, makanlah dengan porsi yang cukup artinya konsumsilah makanan dengan porsi yang tidak kurang atau berlebihan. Porsi yang cukup dan seimbang akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan organ pecernaan dan sebaliknya porsi yang terlalu kurang atau berlebihan akan menimbulkan berbagai resiko dibaliknya. Hal ini dibuktikan dengan beberapa literatur yang menyatakan bahwa seseorang yang teratur mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang maka resiko akan terkena penyakit akan jauh lebih sedikit. Selain itu manfaat mengkonsumsi makanan yang seimbang juga dapat memilihara kestabilan berat badan, membantu meningkatkan energi, hingga memperbaiki suasana hati.

Tips yang kedua yaitu makan dan minumlah dengan perlahan. Studi menyatakan bahwa dibutuhkan sekitar 20 menit dari sejak seorang mulai makan agar otak dapat mengirimkan sinya kenyang. Makan dan minum yang lambat akan membatu dalam memperbaiki sistem pencernaan kita. Bahkan di Amerika Utara menunjukan bahwa kebanyakan orang yang memiliki berat badan berlebih akan mengkonsumsi makanan atau kalori dalam jumlah yang lebih sedikit ketika makan dengan perlahan.

Adapaun tips yang ketiga yaitu berolahraga, rasullah sangat menganjurkan para umatnya untuk melakukan latihan fisik setiap harinya. Beliau juga mencontohkannya engan beberapa cabang olahraga favoritnya seperti memanah, menunggang kuda dan unta, hingga berlari. Sejumlah research juga menyatakan bahwa orang yang memiliki kebiasaan berolahraga akan memiliki resiko 24% lebih rendah untuk terkena penyakit.

Keempat adalah berpuasa, ketika sedang berpuasa kita hanya mengkonsumsi sekitar 0-25% kalori dari yang kita butuhkan. Sehingga dengan berpuasa juga dapat menyeimbangkan hormon, menvegah stres oksidatif, hingga mengurangi peradangan secara keseluruhan. Tidak lupa juga ketika berpuasa konsumsilah makanan yang bergizi seperti madu dan kurma. Dan usahakan pula untuk menjaga kebersihan tangan.

Di atas tersebut merupakan beberapa tips sehat ala rasullah, menjaga kesehatan merupakan hal yang wajib kita lakukan dan hal tersebut juiga telah diajarkan pula oleh rasul dan agama islam. Ini membuktikan bahwa islam sangat menjaga umatnya dan bahkan telah mengatur segala hal-hal kecil yang dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari hari.

The Grand Old Man: K.H Agus Salim Sang kyai dan Diplomat Indonesia

Oleh Shofi Nur Hidayah

Nama K.H Agus Salim tentu tidak asing ditelinga masyarakat Indonesia, beliau merupakan mantan Menteri Luar Negeri Indonesia tahun 1947-1949. Sekaligus salah satu delegasi Indonesia dalam sidang PBB 14 Agustus tahun 1947 di Lake Success, New York, Amerika Serikat. Lahir dengan nama Masyudul Haq yang berarti “Pembela Kebenaran”, beliau lahir pada 8 Oktober 1884 di Koto Gadang, Bukittinggi, Sumatera Barat. Agus Salim merupakan salah satu dari segelintir anak pribumi yang dapat mengenyam pendidikan elit di era kolonial. Tepatnya di Hogere Burger School (HBS) dan lulus dengan predikat lulusan terbaik.

Pasca kelulusannya di HBS, Agus Salim sempat bekerja sebagai staf konsulat Belanda di Jeddah. Atas dorongan dari sang ayah dan setelah mendapatkan surat keterangan kesamaan status dengan warga negara Belanda Agus Salim bekerja di Jeddah. Pada kesempatan itu pula Agus Salim belajar agama dengan pamannya sendiri yang merupakan imam di Masjidil Haram, yakni Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Setelah pulang dari Jeddah ke Indonesia Agus Salim tak hanya membawa ilmu agama saja, melainkan ilmu barat dan timur yang dia dapat dari buku-buku bacaannya saat berada di Jeddah.

Pemikirannya yang kritis juga diwarnai oleh filsafat-filsafat barat dan gerakan reformis yang digagas oleh Syekh Jamaluddin Al-Afghani yang dilanjutkan oleh muridnya, Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. Saat di Indonesia Agus Salim masuk dalam Pergerakan Nasional melalui Sarekat Islam, setelah mengenal Raden Mas Oemar Said Tjokroaminoto. Kemudian beliau masuk dalam Jong Islamieten Bond, dan Gerakan Penyandar. Atas kesadarannya tentang betapa pentingnya menyebarkan pemikirannya pada khalayak luas, Agus Salim kemudian menjalankan profesinya sebagai jurnalis dan menjadi redaktur di Neratja.

Perjalanan Agus Salim tidak berhenti sampai disitu saja, beliau juga sempat masuk ke Volksraad (Dewan rakyat bentukan Belanda) pada tahun 1921-1924. Kemudian Volksraad mulai tidak koorperatif dengan Hindia Belanda. Lalu pada era kemerdekaan, Agus Salim ikut serta dalam perumusan UUD 1945 bersama 18 orang lainnya yang dipimpin langsung oleh Ir. Soekarno. Salah satu jasa penting dari Agus Salim adalah keberhasilanya dalam misi diplomasi yang berpangkal pada perjanjian persahabatan dengan Mesir di tahun 1947.

Bakatnya dalam bidang diplomasi mengantarkan Agus Salim menjadi menteri luar negeri pada masa kabinet Sjahrir, Kabinet Amir Sjarifuddin, dan Kabinet Hatta. Beliau juga menguasai setidaknya 9 bahasa asing, yakni Bahasa Belanda, Inggris, Perancis, Jerman, Latin, Arab, Mandarin, Jepang, dan Turki. Kemampuannya dalam berbahasa asing, diplomasi, hingga public speaking membuatnya dijuluki The Grand Old Man dikalangan para tokoh perjuangan bangsa. Beliau terkenal sebagai pribadi yang pantang menyerah dan berpegang teguh pada prinsip. Sikap seperti itu kah yang patut untuk ditiru oleh generasi muda di zaman sekarang, agar tidak terjebak dalam pragmatisme dan hedonisme yang merajalela di era globalisasi ini.

The Grand Old Man: K.H Agus Salim Sang kyai dan Diplomat Indonesia

Jihad Santri Jayakan Negeri’ Semangat Juang Dari Santri Untuk Negeri

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratuna, Pekalongan- Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) masih terus berlanjut dan di meriahkan oleh lembaga pendidikan formal maupun informal yang ada di Indonesia dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah dengan penampilan perwakilan pesantren pada Expo Pesantren 2023 di UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan. Acara ini merupakan bagian dari upaya semarakkan HSN yang dilakukan oleh beberapa pondok pesantren se-eks Karisidenan Pekalongan, pada Jum’at (20/10/2023).

Hari Santri Nasional, yang biasa diperingati setiap tanggal 22 Oktober bukanlah sekedar peringatan biasa. Melainkan sebuah ajang refleksi diri yang mendalam atas pengorbanan serta dedikasi santri dalam perjuangan meraih atau mengisi kemerdekaan. Tema ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’ tentu tidak lagi berpusat pada santri berjuang dengan mengangkat senjata. Di zaman sekarang ini ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengisi kemerdekaan salah satunya dengan mencintai dan melestarikan budaya Indonesia. Pada kesempatan Expo Pesantren, para perwakilan pesantren dari se-eks Karisidenan Pekalongan menampilkan kebolehannya dalam seni masing-masing.

Setidaknya ada penampilan musik religi hingga seni tari yang ditampilkan oleh para perwakilan pesantren, salah satunya dari MAN 1 Pekalongan yang membawakan tari Saman. Akan tetapi tari Saman yang dibawakan cukup unik dan berbeda dari versi originalnya, sebab mereka mengkolaborasikan Tari Khas Aceh itu dengan instrumen rebana. Di mana rebana merupakan salah satu ciri khas dari para santri, tak ayal masyarakat pasti langsung teringat pada santri setiap kali alat musik tersebut dimainkan. Ini menunjukkan bahwa santri memiliki kreativitas yang luar biasa, diluar kemahiran mereka dalam ilmu agama.

Muhammad Asim, selaku pengurus MAN 1 Pekalongan mengatakan “Expo pesantren ini menjadi ajang kreativitas para santri sekaligus menunjukkan bakat mereka. Karena jauh-jauh hari para santri sudah memiliki basic pengetahuan tentang tari saman, dan mereka juga sudah berlatih tari tersebut. Memilih rebana sebagai pengiring tari Saman juga merupakan bentuk kreativitas dari para santri yang memang perlu mendapat dukungan dan apresiasi,” ujarnya saat ditemui di Expo Pesantren.

Penampilan perwakilan pesantren juga wujud nyata bahwa agama Islam tidak membatasi umatnya untuk melestarikan budaya yang dimiliki. Muhammad Asim menambahkan bahwa, “Budaya perlu untuk dilestarikan dan dengan adanya expo ini  para santri juga bisa bertambah pengetahuan, relasi, melatih mental serta memberikan wawasan yang luas,” imbuhnya. Hal ini menunjukkan bahwa para santri dan kader pesantren berusaha untuk mtetap berkontribusi sesuai dengan kompetensi mereka ditengah derasnya arus globalisasi. Para santri berupaya keras berjihad dalam mengisi kemerdekaan dengan pendidikan, dakwah, bahkan pemberdayaan masyarakat.

Tema ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’ harapannya bukanlah sekedar slogan atau bahkan omong kosong belaka. Dari tema tersebut kita semua diajak untuk kembali mengingat, menghargai, dan termotivasi atas semangat para santri dalam memberikan kontribusi nyata pada masyarakat untuk kemajuan bangsa dan negara. Hal ini penting untuk direnungkan para generasi muda yang tentu memiliki tanggungjawab melanjutkan perjuangan para santri-santri terdahulu. Semangat ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’ merupakan pecutan keras bagi kita semua agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga penggerak, sekaligus pelaksana dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik sebagai negeri yang sejahtera.

KHUTBAH JUMAT : Meningkatkan ketakwaan dengan mengingat Allah

Oleh : Khanifah Auliana

الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Segala puji Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan hidayahnya kepada kita semua, dan tak lupa sholawat serta salam kita sanjungkan kepada Rasulullah SAW, semoga kelak kita mendapatkan syafaatnya di yaumul akhir.

Hadirin semuanya pertama-tama kita tak lupa untuk selalu mengingat kepada pencipta alam semesta yaitu Allah SWT yang selalu memberikan nikmat dan keberkahan. Tak lupa untuk mematuhi segala perintah dan menjauhi larangannya. Allah SWT begitu luas baiknya anugerah kepada semua makhluk dengan penuh kelembutan, dengan penuh kasih sayang yang tak ada batasnya. Hadirin semuanya, kepercayaan atau agama yang kita ambil pasti punya aturan-aturanny sendiri.

Dalam agama Islam kita diperintahkan untuk percaya kepada maha pencipta yaitu Allah SWT yang telah menciptakan alam semesta ini dengan indahnya. Dengan itu kita  harus percaya dan yakin apapun itu kepada Allah SWT. Berharap dan meminta segela kemudahan atas musibah atau ujian Yang sedang dijalani atau kebimbangan yang ada di kehidupan kita. Percayakan semua pada Allah, kita ikuti alurnya insyaallah jalan yang kita lalui akan selalu Allah ridhoi.

Sebab di dunia ini ibaratnya kita numpang sebentar ketika nanti di akhirat akan ada masa nyatanya kita benar-benar abadi. Oleh karena itu jadikan kehidupan di dunia ini menjadi peluang agar selalu berbuat kebaikan, menjalankan perintah Allah dan menjauhi maksiat-maksiat yang sangat mudah ditemui. Tingkatkan iman untuk selalu mengingat kepada Allah, jangan goyah atas godaan-godaan yang ada. Tetap memegang teguh prinsip kita dalam beribadah kepada Allah SWT. Dalam Quran surat Al-Hadid ayat 20 diterangkan :

اِعۡلَمُوۡۤا اَنَّمَا الۡحَيٰوةُ الدُّنۡيَا لَعِبٌ وَّلَهۡوٌ وَّزِيۡنَةٌ وَّتَفَاخُرٌۢ بَيۡنَكُمۡ وَتَكَاثُرٌ فِى الۡاَمۡوَالِ وَالۡاَوۡلَادِ‌ؕ كَمَثَلِ غَيۡثٍ اَعۡجَبَ الۡكُفَّارَ نَبَاتُهٗ ثُمَّ يَهِيۡجُ فَتَرٰٮهُ مُصۡفَرًّا ثُمَّ يَكُوۡنُ حُطٰمًا‌ؕ وَفِى الۡاٰخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيۡدٌ ۙ وَّمَغۡفِرَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرِضۡوَانٌ‌ؕ وَمَا الۡحَيٰوةُ الدُّنۡيَاۤ اِلَّا مَتَاعُ الۡغُرُوۡرِ

Artinya : Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sendagurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu.

Dalam ayat tersebut, dipahami bahwa kehidupan ini memang sementara, kita semua akan ad masanya untuk dipanggil oleh Allah atau ibaratnya meninggalkan dunia ini. Lalu apa yang harus kita lakukan sebelum giliran tersebut? Banyak-banyak beribadah, bersyukur, meningkatkan ketakwaan dengan melaksanakan kebaikan-kebaikan. Masih banyak hal yang perlu kita perbaiki sekarang sebelum terlambat. Karena kematian tak pandang bulu, entah itu bayi, muda atau tua semua akan bergiliran tinggal bagaimana amal kita nanti yang akan dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, mari kita sama-sama introspeksi diri, yang tadinya malas sholat sekarang perbaiki sholatnya agar tidak bolong-bolong. Yang tadinya malas untuk ke masjid usahakan meluangkan waktu ke masjid, hal-hal kecil itu kalau dirubah pelan-pelan akan jadi kebiasaan yang baik pula.

Gelaran Ekspo Kemandirian Pesantren UIN Gusdur Semarakkan Hari Santri Nasional

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratuna, Pekalongan – Tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional (HSN) untuk memeriahkan peringatan tersebut UIN K.H Abdurrahman Wahid mengadakan acara Ekspo Kemandirian Pesantren se-eks Karisidenan Pekalongan.  Pada tanggal 19-20 Oktober 2023 di halaman gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam kampus 2 Jl. Pahlawan, Kajen, Pekalongan. Ekspo ini bertujuan sebagai publikasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait keberadaan pondok pesantren, memberikan ruang bagi santri dan pondok pesantren dalam berkarya dan mempublikasikan hasil karya, menjalin silaturahim dan networking yang moderat antara pesantren, pemerintah, stakeholder, dan perguruan tinggi.

Dr. H Muhlisin M.Ag. selaku wakil rektor III bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN K.H Abdurrahman Wahid menjelaskan bahwa, “Dalam ekspo ini terdapat 72 stand, yang terdiri dari 55 stand dari pondok pesantren yang masuk dalam penerima  program Inkubasi Bisnis Kemenag, 3 stand non program Inkubasi Bisnis Kemenag, dan 14 stand dari lembaga internal,” ujarnya dalam laporan kegiatan pada pembukaan Ekspo Kemandirian Pesantren, Kamis (19/10/2023).

Ekspo Kemandirian Pesantren ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) yang bertema “Jihad Santri Jayakan Negeri”. Ekspo ini diikuti oleh beberapa pondok pesantren yang ada di se-eks Karisidenan Pekalongan, mulai dari Kabupaten Brebes hingga Kabupaten Batang. Berbagai produk unggulan dari santri dan pondok pesantren dihadirkan dalam eskpo tersebut. Diantaranya adalah, produk perdagangan, perbengkelan, produk garmen, laundry, jasa/percetakan, dan sebagainya.

Ani Sa’adah M.Si. selaku perwakilan dari Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Tengah juga menyebutkan dalam sambutannya, “Jihad santri saat ini dalam mengisi kemerdekaan bukan lagi tentang mengangkat senjata. Melainkan bagaimana memanfaatkan teknologi, kreativitas, dan produktivitas santri agar bisa mengikuti perkembangan sekaligus mempu bertahan dalam tantangan zaman,” jelasnya. Harapannya dengan diadakannya kegiatan ekspo ini santri menjadi lebih mandiri dan percaya diri atas kemampuan dan kreativitas yang dimiliki. Serta membangun citra positif pondok pesantren di lingkungan masyarakat.

Spirit Agama pada Pembangunan Desa Ramah Perempuan dan Anak

Oleh Shofi Nur Hidayah

Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan menjadi salah satu desa ramah perempuan dan anak berdasarkan keputusan dari pihak kecamatan setempat. Wacana tersebut sudah ada sejak tahun 2021 namun belum ada Peraturan Desa (Perdes) atau pembentukan kebijakan khusus yang mengatur hal tersebut. Sehingga hingga tahun ini belum ada progres dari wacana Desa Ramah Perempuan dan Anak. Rencananya Perdes akan segera di keluarkan pada akhir tahun 2023 ini.  Meski begitu Desa Kesesi terpilih menjadi salah satu Desa Ramah Perempuan dan Anak karena lingkungannya yang aman dari kekerasan baik pada perempuan maupun anak. Selain itu tidak ada juga pekerja di bawah umur di desa tersebut, sehingga memenuhi indikator desa ramah perempuan dan anak.

Setiap desa tentu memiliki masalahnya sendiri, sama seperti yang dihadapi oleh Desa Kesesi. Mayoritas penduduk di Desa Kesesi termasuk dalam usia produktif, sebab penduduk usia 25-50 tahun cukup banyak dan tersebar di 13 RW dan 50 RT. Taraf pendidikan masyarakat masih mayoritas SD dan SMP meskipun untuk generasi muda sudah banyak yang menempuh pendidikan SMA. Desa Kesesi termasuk dalam desa agraris, dimana banyak wilayah lahan dan sawah di Desa tersebut, akan tetapi petani maupun buruh tani di Desa Kesesi tidak beregenerasi. Hal ini dikarenakan penduduknya memilih merantau ke luar kota ketika lulus sekolah.

Sedangkan yang mendiami desa tersebut adalah orang-orang yang sudah berumahtangga, anak-anak dan remaja yang masih mengeyam pendidikan SMP maupun SMA. Hal ini tentu berdampak pada pemberdayaan masyarakat, sebab organisasi perempuan dan anak tidak bisa berjalan dengan maksimal. Ini juga menjadi tantangan terbesar dari Desa Kesesi dalam merealisasikan program kerja Desa yang telah direncanakan. Asma, selalu Sekertaris Desa Kesesi menyebutkan “Masyarakat di desa ini cenderung memprioritaskan kepentingan pribadi, dibanding dengan mengikuti kegiatan desa seperti PKK. Kader-kader yang ada memang banyak, tapi yang benar-benar mau terus aktif bisa dihitung jari,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kepala Desa Kesesi pada Rabu (18/10/2023).

Asma juga berharap dengan adanya KKN 57 UIN K.H Abdurrahman Wahid yang ada di Desa Kesesi tahun ini bisa membantu dalam membangun desa dan memberdayakan masyarakat. “Anak-anak KKN bisa memberikan contoh kegiatan di masyarakat yang nantinya bisa dilanjutkan oleh masyarakat setempat ketika KKN telah selesai,” ujarnya. Keterlibatan warga setempat dalam membangun desa merupakan hal yang sangat penting, sebab maju atau tidaknya suatu daerah bergantung pada penduduk yang mendiaminya. Lagi-lagi membentuk suatu daerah yang baik, nyaman, dan terberdaya tidak bisa dilakukan oleh satu dua pihak saja melainkan seluruh lapisan masyarakat. Baik dari warga setempat, pemerintah daerah, bahkan dinas-dinas terkait karena hal ini merupakan misi besar yang tidak bisa ditanggung oleh pemerintah atau masyarakat saja.

Dalam Islam membangun sebuah daerah juga telah dijelaskan dalam surah An-Nahl ayat 112 yang artinya: “Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rizkinya daya kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; oleh karena itu Allah menimpakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebebabkan apa yang telah mereka perbuat”. (QS. An-Nahl: 112).

Ayat tersebut menyiratkan pentinya agama dan ketakwaan bagi Pembangunan sebuah daerah. Ketakwaan yang dimaksud bukanlah ketakwaan passif yang hanya terjebak pada simbol belaka. Ketakwaan yang membawa kesejahteraan adalah ketakwaan aktif. Misalnya, spirit agama menjadikan jiwa yang tenang, damai, harmoni dst. Dari jiwa yang tenang itu, kegiatan perekonomian dilakukan semata-hata mengharap Ridlo-Nya. Sehingga, tidak ada eksploitasi, keserakahan, saling sikut, saling menjatuhkan dst. Negeri atau daerah yang indah dengan sendirinya akan tercipta jika menjadikan agama dan ketakwaan dalam pengertian yang aktif, sebagai perhiasan dalam kehidupan sehari-hari

Tradisi Manten Kucing Sisi Lain Budaya Lokal

Oleh : Khanifah Auliana

Indonesia saat ini mengalami cuaca yang cenderung cukup panas, tak heran banyak berita-berita bermunculan terkait kabar pemanasan global yang sangat berpengaruh. Selain itu, musim kemarau bulan ini memang memberikan dampak bagi daerah-daerah di Indonesia. Dampak musim kemarau yang berkepanjangan ini membuat sebagian irigasi dan perairan menjadi kering. Banyak pula daerah-daerah yang mengalami kekeringan karena mata air terutama sumur juga ikut mengering. Hal tersebut membuat masyarakat khawatir akan dampak kedepannya jika kekeringan masih terus berlanjut. Apalagi belum ada tanda-tanda hujan akan datang, setidaknya supaya bisa memulihkan kekeringan. Bahkan kabarnya akibat musim kemarau dan panas yang tinggi ini berakibat pada es kutub yang mulai mencair. Kabar itu tentunya tidak baik sebab jika es kutub mencair maka volume air laut akan semakin bertambah ke daratan.

Untuk menanggulangi hal tersebut, masyarakat sekitar memiliki ide masing-masing agar bisa mendapatkan air yang cukup. Dari mulai menggunakan cara religius hingga tradisi lama yang diprediksi bisa menurunkan hujan. Jika dalam agama Islam, ada cara untuk mendatangkan hujan salah satunya yaitu dengan sholat istisqo’ dengan harapan meminta mata air yang akan turun menjadi hujan. Indonesia yang terkenal dengan keanekaragaman pasti ada tradisi unik lain dalam menangani krisis air atau kekeringan, keunikan meminta hujan ada juga di daerah Tulungagung Jawa timur. Masyarakat Tulungagung punya cara tersendiri untuk meminta hujan dan cara ini terlihat sangat unik yang diberi nama manten kucing. Kata manten memang tak asing bagi kita, manten artinya Pengantin sedangkan kucing adalah salah satu hewan yang biasa dipelihara.

Kalau disambung nama manten kucing berarti pengantin kucing, agaknya nama tersebut terdengar asing di telinga kita. Namun tradisi manten kucing memang benar adanya dan jadi ciri khas ketika musim kemarau tiba. Bahkan tradisi tersebut telah ada puluhan tahun lalu didaerah tersebut. Mulanya dulu saat musim kemarau masyarakat sangat sulit mencari air. Nenek moyang masyarakat menggunakan cara manten kucing supaya hujan dengan cara menikahkan dua kucing laki-laki dan perempuan. Nantinya dia kucing tersebut diarak keliling desa seperti layaknya pernikahan manusia. Konon tak berselang lama setelah tradisi manten kucing dilakukan hujan datang. Selain rangkain itu, ada serangkaian lain yaitu berdoa bersama untuk melestarikan gotong royong masyarakat serta menciptakan kedamaian.

Secara logika, mengaitkan tradisi manten kucing dengan cuaca memang tidak ada hubungan. Tradisi ini menunjukkan kuatnya aspek mistik dan tradisionalitas dalam tradisi Masyarakat kita. Di tengah sesaknya polusi modernitas yang membawa rasionalitas tanpa batas, nilai-nilai kearifan lokal seringkali dibutuhkan untuk menetralisirnya. Manten kucing. Tradisi yang cukup unik. Adakah tradisi serupa di daerah lain?

Kronologi Kecelakaan KA Argo Wilis dan Argo Semeru di Wates

Oleh: Intan Anggreaeni S

Hijratuna-Pekalongan, transportasi merupakan salah saru sarana yang sangat urgen dan dibutuhkan oleh masyarakat. Beragam moda transportasi dari mulai darat, udara, hingga laut juga telah mengalami banyak perubahan dan kemajuan. Namun dari ketiga jenis moda transportasi yang ada transportasi darat lah yang paling banyak menyedot atensi dari masyarakat selain karena aksesnya yang mudah dan cepat moda transportasi ini juga gampang dijumpai. Selain itu transportasi jenis ini juga terdapat beragam jenis di dalamnya seperti sepeda, motor, becak, bus, mobil, kereta api, dsb. Namun justru karena banyaknya kendaraan yang ada membuat jalanan menjadi ramai dan macet terutama pada jam jam sibuk ketika berangkat dan pulang jam kerja.

Sehingga untuk mesiasati hal terebut pemerintah juga secara intens dan masif memperkenalkan moda transportasi umum bagi masyarakat. Bahkan dibeberapa kota besar sekarang ini sudah terdapat busway dalam kota seperti transjakarta sebagai opsi agar terhindar dari kemacetan. Moda transportasi umum lainnya yang banyak digandrungi masyarakat ialah kereta api. Transportasi tersebut banyak menjadi pilihan masyarakat karena beberapa kelebihan. Diantaranya yaitu biayanya yang ramah, memiliki daya tampung yang banyak, waktu tempuh yang pasti, dan mudah untuk dijangkau.

Atas beberapa keunggulan tersebut kereta api menjadi moda transportasi unggulan bagi masyarakat Indonesia khususnya. Namun dibalik kelebihannya tersebut tentunya setiap moda transportasi juga memiliki beberapa resiko, tidak hanya kereta api namun juga transportasi yang lainnya. Sehingga kita harus lebih mawas diri dan berhati hati ketika berkendara atau menaiki transportasi umum. seperti yang terjadi pada kasus anjloknya kereta Argo semeru pada selasa, 17 Oktober 2023 lalu. Kereta tersebut tergelincir dari rel sekitar pukul 13.15 WIB ketika sedang dalam perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta.

Kejadian tersebut terjadi di perlintasan jalur kereta ruas 520+4 petak tepatnya di wilayah Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo. Namun naasnya setelah kejadian tersebut dari arah berlawanan terdapat KA Argo Wilis yang juga melintas sehingga menabrak gerbong kereta Argo semeru yang sedang mengalami kendala pada saat itu. Walaupun KA Argo Wilis sempat melakukan pengereman namun senggolan antar gerbong kererta sudah tidak dapat dihindarkan.

Dilansir dari laman berita resmi CNN Indonesia pada kejadian tersebut beruntuk tidak ada korban jiwa, namun menurut keterangan yang dihimpun dari  TRC BPBD DIY terdapat 8 orang luka ringan dan 1 kasus dislok yang dilarikan ke rumah sakit terdekat. Atas kejadian ini beberapa perjalanan kereta yang melintasi wilayah Wates-Sentolo akan diberlakukan rekayasa pola oprasi memutar. Pantauan dilokasi menunjukan saat ini kereta Argo Wilis telah berhasil meninggalkan TKP pada pukul 16.12 namun KA Argo Semeru masih terpantau belum dapat dievakuasi.

Refleksi Ketakwaan Melalui Kekeringan Panjang

Oleh Shofi Nur Hidayah

Tahun 2023 menjadi tahun yang terasa sangat panas, hal ini dikarenakan kekeringan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Hal ini rupanya telah di perkirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sejak Februari lalu. Dilansir dari Republika.co.id Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebutkan bahwa musim kemarau kali ini dipengaruhi oleh angin dari Australia, namun disertai dengan adanya anomali iklim yang disebut El-nino. Perkiraan musim kemarau ini akan berlangsung mulai Juli hingga akhir Oktober 2023 dan hujan diprediksi mulai turun pada bulan November mendatang.

Musim kemarau ini menyebabkan kekeringan di beberapa daerah, beserta cuaca panas terik hampir sepanjang hari. Adanya pengaruh El Nino, Indian Ocean Dipole Positif, dan gerak semu matahari mengakibatkan suhu makin relatif panas dan kekeringan terjadi di mana-mana. Hal ini makin di perparah dengan hujan yang tak kunjung turun. Guna meminimalisir kekeringan makin parah, BMKG telah melakukan persiapan. Diwkorita Karnawati menyebutkan, “Kami melakukan hujan buatan untuk membasahi lahan kering karena sudah tahu sebelumnya tidak kaget,” ujarnya.

Kekeringan ini juga berdampak pada kurangnya debit air yang berguna untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, perkebunan dan lain-lain. Perekonomian masyarakat juga menurun karena adanya kekeringan di tahun ini, terutama bagi para petani. Kekurangan air berpengaruh pada menurunnya produksi hasil tani, terjadinya puso, dan gagal panen sehingga berimbas pada pendapatan para petani maupun buruh tani. Selain itu kekeringan juga memberikan dampak bagi kesehatan manusia.

Dampak kesehatan tersebut diantaranya adalah masalah paru-paru, kemarau panjang dapat mengakibatkan meningkatnya polisi udara. Sebab, frekuensi hujan akan berkurang, padahal hujan bisa membersihkan polutan-polutan. Adanya polusi udara baik di dalam maupun diluar ruangan dapat berhubungan langsung dengan sel paru-paru saat kita bernafas. Selain masalah paru-paru, kemarau juga bisa mengakibatkan masalah berupa dehidrasi, penyebaran agen penyakit seperti diare, kolera, dan wabah penyakit lainnya. Tak hanya itu, kemarau juga berimbas pada mata akibat udara yang panas dan debu berterbangan.

Diantara banyaknya dampak negatif dari adanya kemarau panjang ini, kita juga dituntut untuk memiliki rasa sabar yang tinggi. Terutama dalam menunggu hujan pertama yang akan mengakhiri musim kemarau tahun ini. Adanya fenomena alam ini patutnya mengingatkan kita pada Sang Pencipta, sebab hanya pada-Nya kita bergantung atas segala sesuatu termasuk memohon hilangnya musim kemarau ini. Selain menjadi cobaan bagi semua umat manusia, kemarau juga mengajarkan pada kita untuk yakin atas pemeliharaan Allah SWT pada semua Ciptaan-Nya. Semua yang ada di alam semesta ini tidak luput dari pengawasan-Nya, oleh karena itu kita perlu bertawakal dan semakin memupuk keyakinan bahwa pertolongan Allah akan datang dan nyata.