Pengaruh Fatherless bagi Pertumbuhan Anak di Lingkungan Keluarga

Oleh : Khanifah Auliana

Kelurga menjadi tempat yang paling dibutuhkan ketika semua anggotanya berupa Ayah, Ibu dan anak saling melengkapi satu sama lain. Anggota keluarga juga berperan penting untuk selalu bekerjasama dalam hal apapun entah itu di rumah atau hal-hal kedepan yang sudah di rencanakan. Semua anggota keluarga punya peran yang penting dari sisi masing-masing, terutama peran dari pemimpin keluarga atau kepala keluarga yaitu ayah. Bukan hanya sosok ibu yang memiliki pengaruh besar di keluarga namun sosok Ayah sama halnya seperti ibu.

 Keduanya penting untuk membina rumah tangga bersama anak-anak yang bertumbuh kembang seiring berjalannya waktu. Namun kadangkala tak semua anak memiliki kesempatan untuk memiliki keluarga yang lengkap. Ada keluarga yang hanya memiliki ibu dan anak saja yang tinggal bersama atau sebaliknya. Anak-anak yang belum memiliki kesempatan memiliki keluarga lengkap biasanya memiliki dampak pada kehidupannya.

Salah satu fenomena yang jarang kita dengar saat ini terkait anak-anak yang tumbuh besar tanpa peran ayah yaitu Fatherless. Kata Fatherless mungkin masih asing di telinga sebagian orang dan belum tahu mengenai fenomena tersebut. Namun jika ditelisik dari kata Father jika diterjemahkan adalah ayah sedangkan less bisa diartikan ketidakhadiran atau kurang. Fatherless bisa dimaknai sebagai ketidakhadiran sosok ayah dalam kehidupan seorang anak bisa dari ia baru lahir bahkan sampai ia sudah beranjak dewasa. Ketiadaan atau ketidakhadiran soso ayah memiliki pengaruh yang bisa membuat seorang anak akan berfikir beda terhadap lingkungan sekitarnya.

Pengaruh Fatherless bisa membuat anak akan berjuang dan belajar memahami kehidupan mandiri sejak dini. Namun ada sisi lain yang tidak terisi, jika anak-anak lain akan di dukung dan kasih sayang penuh oleh ayahnya. Seorang anak Fatherless tidak bisa merasakan itu sehingga mungkin hal tersebut akan berpengaruh dari cara pandangnya tapi bisa juga tidak tergantung jika anak tersebut memang dalam ruang lingkup keluarga yang saling menyayangi meski tanpa sosok ayah. Oleh karena itu, Fatherless sebenarnya bisa berpengaruh baik dan tidak, disini peran keluarga harus saling melengkapi entah itu ibu, saudara dan anggota lainnya.

Lingkungan positif juga bisa jadi point’ penting bagi anak-anak yang kehilangan sosok ayah, peran lingkungan yang mendukung dan tanpa memojokkan. Jangan anggap remeh hal ini, sebab tidak semua anak menginginkan kondisi Fatherless. Meski tumbuh tanpa peran ayah, anak-anak tersebut masih punya hak untuk meraih mimpi mereka. Dukung dan berikan semangat, kalau Fatherless tidak memberikan pengaruh yang buruk atau penghalang untuk meraih masa depan kelak.

Sedekah Bumi: Budaya Lokal yang Masih Lestari

Oleh: Intan Anggreaeni Safitri

Berbicara mengenai budaya lokal yang ada di Indonesia tidak akan ada habisnya. Jutaan kebudayaan tumbuh berdampingan dengan masyarakat Indonesia, pluralitas ini lah yang  membedakan Indonesia dengan negara lain. Kerukunan antar masyarakatnya juga patut untuk diajungi jempol. Masyarakat Indonesia memliki berbagai macam budaya yang menarik di daerahnya mulai dari tarian, rumah adat, lagu daerah, dan semacamnya.

Salah satu dari sekian banyak tradisi budaya yang masih berjalan dan masih banyak ditemui hingga kini yaitu sedekah bumi. Sedekah bumi merupakan sebuah tradisi dari zaman nenek moyang yang masih terjaga hingga sekarang ini. Rangkaian acara sedekah bumi biasanya setiap tempat memiliki ciri khas tersendiri. Sedekah bumi ini merupakan upacara adat yang melambangkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmatnya.

Biasanya acara ini dilakukan pada awal bulan Muharam atau Syura dengan membawa gunung gunungan hasil bumi sebagai bentuk kuasa atas Tuhan yang telah memberikan rezekinya melalui tanah atau bumi yang mereka pijak. Tidak hanya itu sedekah bumi sekarang ini juga telah mengalami sedikit perubahan, jika pada zaman dahulu masyarakat hanya membawa gunungan hasil sawah atau kebunnya tanpa adanya iring iringan musik atau hiburan. Berbeda dengan sekarang masyarakat tetap akan membawa gunungan sebagai simboliknya namun terdapat pula penampilan peserta seperti tarian atau musik terntu yang mengiringi jalannya upacara adat ini.

Bukan hanya itu dari segi pakaian pun sudah jauh berbeda masyarakat sekarang jauh lebih kreatif dibandingkan dengan yang dulu, mereka akan mengenakan busana adat, pakaian hasil modifikasi pribadi, hingga pakaian yang terbuat dari daur ulang sampah dimana hal ini tidak bisa kita temukan pada upacara adat sedekah bumi orang zaman dahulu.

Melalui tradisi sedekah bumi kita juga dapat belajar mengenai beberapa nilai kehidupan seperti nilai ketuhanan, sosial, hingga moral. Nilai ketuhanan tertuang pada ungkapan rasa syukut kita kepada Tuhan atas nikmat dan rezeki yang diberikan kepada kita. Nilai sosial yaitu kita dapat belajar untuk merangkai kerukunan dengan masyarakat lewat upacara sedekah bumi ini. Dan nilai moral yaitu dapat kita implementasikan pada sikap kita yang berusaha untuk melestrikan budaya ini agar tetap terjaga. Setiap kegiatan akan selalu ada pesan yang termaktub di dalamnya sehingga upayakan agar kita selalu memberikan yang terbaik pada setiap kegiatan yang kita jalani.

Seniman Artwork Sragen Go Internasional: Karyanya Tembus Jadi Poster Film Kelas Box office

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratuna, Pekalongan- Didit Himawan seorang seniman artwork asal Sragen yang karyanya dijadikan poster dua film kelas box office, berjudul Mortal Kombat dan IT Chapter Two. Bermula dari hobinya membuat coretan, Didit mencoba peruntungannya di dunia seni setelah sempat berkomunikasi dengan seorang lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Sejak itu dia mulai menekuni dunia seni artwork sejak tahun 2005/2006 hingga sekarang.

Seniman berusia 39 tahun itu semula tidak memiliki cita-cita di dunia seni karena banyak orang yang mengatakan bahwa masuk dunia seni harus berani susah. Akan tetapi setelah bertemu dengan kenalannya yang menilai karyanya memiliki nilai jual tinggi di internet Didit mulai merasa tertarik. Didit yang saat itu merupakan penyiar radio memanfaatkan fasilitas di ruang siarannya untuk mencari pelanggan dari luar negeri.

Didit menjelaskan bahwa ia semakin tertarik sejak tahu nilai jual seni bisa dibayar dolar, “Kalau bisa laku segitu, nilainya lebih besar daripada gaji pokok saya di radio. Desain teman saya pernah laku sampai 3.000 US Dollar dan bisa membeli motor tua, laptop, dan kamera. Karena itu saya merasa termotivasi, tapi karena tidak punya genre spesifik saya lebih menitikberatkan pada artwork ilustrasi,” tuturnya dilansir dari laman Solopos.

Didit baru menjadi seniman profesional sejak tahun 2007-2008, dan sukses mendapatkan predikat top level di website yang biasa menjual desain kelas dunia hanya dalam waktu tiga bulan. Didit juga sempat ditawari menjadi admin website penjualan artwork dunia, tapi ditolak. Hingga akhirnya Didit menemukan talenthouse untuk ikut berkompetisi dam desain artwork profesional.

Pria asli Sragen itu memiliki cita-cita membawa nama baik Indonesia dan juga Sragen ke kancah internasional. Sebelumnya desain artworknya untuk film IT Chapter Two juga menang pada tahun 2019 dan berhasil mendapatkan Hadian sebesar 1.500 US Dollar. Didit mengatakan bahwa, “Dua desain itu (artwork untuk film IT Chapter Two dan Mortal Kombat) menjadi portofolio saya. Saya dianggap telah expert di bidangnya, padahal memenangkan desain IT Chapter Two saat itu sempat kontroversial. Tetapi syukur lah bisa menjadi pemenang,” ujarnya, Rabu (1/11/2023).

Manfaat Keberadaan Fitoplankton Dalam Konstruksi Kehidupan Wujud Nyata Pemeliharaan Allah SWT

Oleh Shofi Nur Hidayah

Allah SWT telah mengatur dan memelihara semua makhluk ciptaan-Nya yang ada di seluruh penjuru semesta. Semua makhluk, baik yang berukuran besar, sedang, kecil, hingga yang hanya bisa dilihat dengan bantuan mikroskop pun ada dalam pengawasan dan Allah ciptakan dengan fungsi masing-masing. Salah satunya adalah Fitoplankton yang merupakan salah satu biota alami yang dikenal pula sebagai tumbuhan air dengan ukuran yang sangat kecil atau mirko. Fitoplankton hidup dengan cara melayang pada air dan berperan penting dalam ekosistem perairan, bahkan keberadaannya sama penting dengan peran tumbuhan hijau lainnya.

Fitoplankton sendiri bisa ditemukan di lingkungan perairan dan memegang fungsi yang sangat penting, sehingga keberadaannya juga harus dijaga dengan baik. Fitoplankton merupakan organisme yang mirip dengan tumbuhan pada umumnya, dia memiliki klorofil atau zat hijau daun sehingga mampu melakukan fotosintesis sendiri. Fitoplankton memiliki manfaat yang sama pentingnya seperti plankton pada umumnya. Manfaat tersebut diantaranya adalah Fitoplankton menjadi penyedia oksigen, komponen utama dalam rantai makanan di ekosistem perairan, menyerap karbondioksida dari atmosfer, hingga memasok bahan bahan kendaraan.

Adanya manfaat dan keberadaan fitoplankton adalah bukti bahwa Allah SWT telah mengatur jalannya kehidupan makhluk-makhluk di muka bumi sesuai dengan ketetapan-Nya. Hal ini telah dijelaskan dalam surah Al-Qamar ayat 49 yang artinya: “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu sesuai dengan ukuran.” Semuanya telah diatur oleh Allah SWT sedemikian rupa, sehingga tiap-tiap makhluk yang ada di alam semesta tidak akan tercipta sia-sia dan memiliki peran atau manfaatnya sendiri.

Mengenai manfaat atau peran dari setiap makhluk hidup yang ada di alam semesta, semua itu telah diatur melalui firman Allah SWT dalam Surah Al-Imran ayat 191 yang artinya: “(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”

Mengetahui tentang peran semua makhluk hidup dan pemeliharaan Allah SWT atasnya, hendaknya membuat kita semua sadar dan bersyukur atas nikmat yang ada. Selain itu berusaha untuk menjalani hidup sesuai dengan kapasitas masing-masing, dan jangan merasa rendah diri atau pesimis atas kemampuan yang dimiliki. Karena lagi-lagi semuanya telah diatur oleh Allah SWT dengan baik, tinggal bagaimana kita memanfaatkan apa yang ada dalam diri kita untuk terus menjalani hidup sesuai dengan ridho-Nya.

Penerimaan Diri Bentuk dari Rasa Ikhlas kepada Allah

Oleh : Khanifah Auliana

 

Kehidupan di dunia ini hanya sementara, manusia hanya akan diberikan kesempatan 1x seumur hidup. Dari sebelum lahir ke dunia, Allah sudah mengatur semua takdir yang akan terjadi sampai ia meninggal nanti. Bahkan ada hadis yang menyebutkan manusia sebelum lahir akan ditanya 77 kali oleh malaikat untuk memastikan apakah benar-benar ingin lahir ke dunia. Oleh karena itu, jika sudah terlahir ke dunia berarti memang sudah di takdirkan oleh Allah dan harus bersyukur telah diberikan kesempatan untuk hidup di dunia.

Ketika kita sudah terlahir ke dunia yang luas ini, tidak serta merta mudah begitu saja ada banyak rintangan yang harus kita jalani. Di dunia ini juga kita hidup tak sendirian banyak sekali orang, mulai dari kalangan muda sampai tua. Tak menjamin pula hidup kit akan sampai umur berapa sehingga dengan kita menjalani penuh keyakinan kepada sang maha pencipta akan membantu menemukan jalan yang baik. Sebagai penghuni bumi, semua mahluk yang ada di dalamnya mesti harus mengikuti aturan yang ada secara alamiah. Kita semua bukan apa-apa, hanya manusia yang telah di ciptakan dari segumpal darah. Oleh karenanya, menjalani kehidupan di dunia ini penuh lika-liku dan juga hal-hal luar biasa yang tak pernah disangka.

Setiap manusia pasti memiliki momen disaat senang atau sedih ketika ia sudah menginjak umur yang cukup setelah beberapa tahun lahir ke dunia. Banyak sekali hal-hal yang akan di alami oleh setiap manusia dari kecil hingga dewasa. Sebagian ada yang menjalani kehidupan seperti biasa-biasa saja ada pula yang sangat bersemangat menjalani hari-harinya. Ada pula bagi mereka yang harus berusaha keras untuk tidak merasa menyesal lahir ke dunia ini. Memang setiap yang lahir sudah di takdirkan oleh Allah, namun beberapa dari kita semua ada yang lahir secara sempurna fisik dan sebagian lagi dilahirkan dalam keadaan berbeda. Dalam hal ini orang-orang banyak menilai hidupnya kurang bahagia atau bahkan sangat menyesal hidup karena begitu banyak masalah yang hadir. Padahal jika kita pikirkan kembali dan melihat kehidupan sekitar yang kurang dari kita, hal tersebut akan membuat kita semakin bersyukur.

Setiap manusia pasti di uji dengan masalahnya masing-masing, jangan melihat seberapa susahnya diri kita saja namun lihatlah orang-orang sekitar. Yang perlu kita terapkan untuk menjalani kehidupan yang penuh kejutan ini salah satunya dengan penerimaan diri. Bentuk penerimaan diri sangat penting, kita perlu menerima kondisi yang ada pada diri kita sendiri. Bagaimana bisa kita ingin diterima orang lain sedangkan diri kita saja belum menerima sepenuhnya kekurangan sendiri? Penerimaan Diri juga bisa mengajarkan kita secara tidak langsung bentuk ikhlas yang sesungguhnya. Menerima segala takdir yang telah Allah tentukan akan membantu menjalani hidup tenang dan damai. Rasa ikhlas yang sedikit demi sedikit diterapkan bisa menjadi salah satu cara memperbaiki diri kepada Allah.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Nasa’i, Rasulullah Saw. bersabda,

“Sesungguhnya Allah tidak menerima amal perbuatan kecuali dilakukan dengan ikhlas dan mengharap ridha-Nya”

Dalam hal ibadah pun atau segala aktivitas harus dilandasi dengan rasa ikhlas karena sangat penting dan menyangkut kepada keyakinan kita terhadap Allah SWT. Dengan hadis tersebut, bisa kita petik makna untuk penerimaan diri atas segala sesuatu yang telah Allah rencanakan. Mulailah menanamkan rasa ikhlas dari beribadah sampai hal kecil yang telah menjadi bagian hidup , dan selalu berharap ridho kepada-nya agar hidup dalam keberkahan dan hal-hal kebaikan.

Semarakan Hari Batik Nasional Pemkot Pekalongan Gelar Batik Night Carnival

Oleh: Intan Anggreaeni S

Memeriahkan hari batik nasional pemerintah Kota Pekalongan menggelar batik karnval pada sabtu 28 Oktober 2023 lalu. Acara ini merupakan salah satu rangkaian Pemkot Pekalongan untuk ikut menyemarakan hari batik nasional sekaligus memperkenalkan dan membangkitkan kembali industri batik di kotanya itu. Berlangsung dari pukul 18:30-22:30 acara tersebut berlangsung meriah dengan berbagai hiburan dan penampilan peserta karnaval.

Meskipun dilangsungkan pada malam hari acara ini dapat menyedot atensi masyarakat. Adapun alur jalan peserta karnaval dimulai dari Gor Jetayu kemudian berlajan ke arah selatan menuju museum batik lalu ke jalan diponegoro dan berakhir di Maybank Kota Pekalongan. Dengan mengangkat tema tentang Kawijayan Nagari diharapkan bahwa melalui acara tersebut dapat menjadi tonggak bangkitnya batik pekalongan. Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid juga berharap bahwa agar kedepannya kegiatan ini lebih meriah lagi dan tentunya dengan persiapan yang jauh lebih matang.

Setidaknya tercatat ada 77 peserta yang ikut dalam ajang karnaval batik ini yang tentunya tampil spektakuler dengan busana batik yang dikreasikannya. Adapun peserta tersebut berasal dari 30 penampil yang berasal dari organisasi perangkat daerah, pemkot pekalongan, pelajar sekolah dasar hingga sekolah menegah atas, serta masyarakat umum. Nantinya dari semua peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut akan diambil pemenang berdasarkan keunikan kostum yang mereka pakai. Adapun kriteria penilainnya yaitu dari aspek pembuatan busana, penampilan, hingga keunikan busana yang mereka kenakan.

Batik Night Carnaval ini juga merupakan salah satu cara kita sebagai warga Indonesia untuk melestarikan budaya lokal. Memperkenalkan budaya kepada generasi muda lewat acara seperti ini juga adalah langkah strategis dalam upaya menjaga dan melestarikan budaya yang kita punyai. Jangan sampai karena perkembangan zaman yang kian modern ini kita kehilangan jati diri bangsa yaitu budaya yang sudah melegenda dan dirawat oleh leluhur bangsa.

Perayaan Hari Pangan Sedunia, Masyarakat Desa Mendolo Kenalkan Komoditi Pangan Lokal.

Kolaborasi Paguyuban Petani Muda (PPM) Desa Mendolo, Yayasan Swara Owa, dan KKN 57 Kelompok 6 UIN Gusdur. menyelenggarakan acara Perayaan Hari Pangan Sedunia dan Launching Kebun Brayan Urip pada minggu (29/10/23) bertempat di Dukuh Sawahan Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan.

Peringatan Hari Pangan Sedunia Tahun ini mengambil tema Air itu Pangan, Air itu Kehidupan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan dan Air bagi kehidupan Manusia dan Alam.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Karanganyar Perum Perhutani, Kepala Cabang Dinas Kehutanan 4 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Camat Lebakbarang, Kapolsek dan Ramil Kecamatan Lebakbarang, Kepala Desa Mendolo, Ketua PKK Desa Mendolo, Direktur Yayasan Swara Owa, Biolaska UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Mahasiswa KKN UIN GUSDUR Pekalongan.

Acara yang dilaksanakan dalam kurun waktu 2 hari berlangsung lancar, dimana pada hari pertama pada hari Sabtu (28/10/23) dilaksanakan kegiatan meramban yang diikuti oleh masyarakat baik lintas usia, yakni mencari berbagai tanaman di hutan sekitar desa tinggal untuk dimasak pada 2 hari, sebagai wujud memperkenalkan pangan lokal.

Ketua panitia mengungkapkan harapan adanya kebun Brayan Urip ini agar digunakan sebagai sarana belajar bagi masyarakat di segala usia

“Harapan dilaunchingnya kebun Brayan Urip ini tentunya agar dapat dijadikan sebagai sarana belajar masyarakat di segala usia sekaligus sebagai konservasi lingkungan sesuai dengan namanya Brayan Urip artinya berbagi kehidupan, bukan hanya kehidupan kita sebagai manusia melainkan juga kehidupan segenap makhluk hidup yang ada di sekitar kita.” ungkap Restu saat sambutan launching kebun Brayan Urip (29/10/23)

Acara ini ditutup dengan hiburan ketoprak sayur yang menceritakan mengenai persaingan antara sayur lokal (kluwek, pakis, dan keji) bersama dengan sayur modern (kentang dan kubis). Dalam ketoprak sayur ini memunculkan adegan dimana lebah yang menyerbuki sayur lokal tanpa mendapatkan nektar dan adegan ini munculkan kalimat “brayan urip” yang mempunyai makna hidup itu harus bersama atau bareng-bareng, begitu pula dengan kebun yang dilaunching pada hari pangan ini. Ketoprak sayur pun berakhir dengan sayur lokal yang tetap dipilih.

Memahami Aturan Pernikahan bagi Gen Z

Oleh : Khanifah Auliana

Generasi Z dikenal dengan generasi yang lahir pada kisaran tahun 1995 – 2010 an. Generasi tersebut bisa juga menjadi tahapan peralihan ke masa modern. Biasanya anak-anak yang lahir kisaran tahun itu masih ingat dengan permainan jadul dan begitu pula mengikuti era zaman yang modern. Namun bagi mereka para Gen Z butuh adaptasi untuk memahami setiap perkembangan zaman yang penuh dengan kemudahan ini. Selain itu Gen Z sekarang ini memasuki tahun masuknya trend yang mulai digandrungi. Semua trend hampir di ikuti para Gen Z yang memang sudah terbiasa dengan mengikuti era kemajuan.

Trend yang sampai sekarang masih di nilai pro dan kontra serta banyak di ikuti kalangan anak muda yaitu nikah muda. Dalam hal tersebut banyak generasi muda yang berbondong-bondong ingin segera menikah. Boleh saja jika sudah memasuki umur yang sudah di tentukan namun banyak dari mereka yang belum mengetahui makna dalam pernikahan atau bahkan aturan-aturan yang harus dilakukan sebelum menikah. Apabila kita telisik lebih luas, peraturan tentang menikah sudah diajarkan Islam melalui Fikih munakahat yang khusus membahas soal pernikahan. Peraturannya sudah sangat detail dan teliti mulai dari rukun nikah, wali, syarat sampai ijab kobul bahkan keterangan larangan-larangan lain yang harus di hindari saat akan menikah.

Oleh karena itu bagi generasi Z atau Gen Z wajib untuk mempelajari apa saja yang harus dilakukan ketika akan menikah. Karena makan pernikahan sangatlah sakral dan tidak boleh sembarangan karena akan hidup bersama dalam atap yang sama maka harus dengan ikatan pernikahan yang benar. Dalam Al-Qur’an surat An-Nur ayat 32 telah dijelaskan :

وَاَنْكِحُوا الْاَيَامٰى مِنْكُمْ وَالصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَاۤىِٕكُمْۗ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَاۤءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

” Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.”

Surat An-Nur ayat 32 tersebut telah menerangkan bahwa Allah menganjurkan kepada setiap manusia untuk menikah antara laki-laki dan perempuan telah berpasang-pasangan. Menikah saat sekiranya sudah mampu fisik serta finansial dan itu lebih baik segera dilaksanakan agar menghindari dari kemaksiatan. Namun jangan khawatir apabila jika menikah nanti kalian takut tidak bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga, sebab Allah akan memberi kemampuan dan rezeki bagi orang yang dengan niat sungguh-sungguh menikah. Jadi bagi Gen Z yang akan menikah pikirkan baik-baik persiapan dan aturan-aturan yang dalam fikih serta mengetahui lebih dulu hak dan kewajiban dari masing-masing pasangan. Mendiskusikan tentang masa depan pernikahan dengan orangtua serta orang-orang yang kalian percaya agar bisa memperoleh ilmu pengetahuan baru soal pernikahan dan tidak salah dalam mengambil langkah kedepan.

 

Selain Dosa Besar Minuman Keras Merupakan Sumber Kemaksiatan

Oleh Shofi Nur Hidayah

Kasus mengenai minuman keras sepertinya tidak ada habisnya, apalagi baru-baru ini sebanyak 12 warga di Subang, Jawa Barat tewas setelah menenggak minuman keras oplosan. Minuman haram tersebut rupanya diracik oleh pasangan suami-isteri berinisial NN (59) dan RH (43). Dilansir dari laman detikJabar keduanya telah ditangkap oleh polisi setelah sempat melarikan diri ke Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan hasil serangkaian penyelidikan kedua tersangka mengaku telah melakukan pengoplosan miras dengan melebihi batas normal.

AKBP Ariel Indra Sentanu membenarkan adanya korban tewas pasca menenggak miras oplosan tersebut. “Korban meninggal dunia smapai saat jni sebanyak 12 orang,” ujarnya pada Senin, (30/10). Kedua pelaku diketahui telah lama melakukan pengoplosan, yakni sejak Maret 2023.

Dalam pandangan Islam sendiri minuman keras (khamar) dihukumi haram, karena memabukkan dan menimbulkan banyak bahaya atau madharat dan kerusakan bagi agama seseorang. Allah SWT telah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 219 yang artinya “Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah, “Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. (Akan tetapi) dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya.” Berdasarkan ayat tersebut disimpulkan bahwa meminum minuman khamar merupakan sebuah dosa. Meskipun ada manfaat dalam khamar, tapi bahaya atau madharat yang ditimbulkannya jauh lebih banyak sehingga dengan alasan itulah Allah mengharamkannya.

Sedangkan dalam surah Al-Maidah ayat 90-91 dijelaskan bahwa Allah berfirman terkait minuman keras (khamar) adalah termasuk perbuatan setan yang keji. Setan yang dimaksudkan di sini adalah menghalangi seseorang mukmin beriman dan menyembah pada Allah SWT. Serta memecah belah mereka dengan menimbulkan permusuhan dan kebencian diantaranya. Sehingga orang-orang tersebut tidak beruntung dalam mendapatkan surga Allah SWT. Mengkonsumsi minuman keras adalah perbuatan dosa dan diharamkan, begitu juga dengan transaksi atau jual beli miras sendiri.

Menurut hadist Nabi Muhammad SAW dari Jabir bin Abdullah dalam Ash-Shahihain yang artinya:”Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya mengharamkan jual beli khamar, bangkai, babi dan berhala.” (H.R Bukhari dan Muslim). Maka sudah sangat jelas hukumnya bagi seorang muslim yang memperjual belikan khamar (minuman keras) sebab sumber dosa dan kemaksiatan. Jadi apa pun yang berkaitan dengan khamar, baik mengkonsumsi maupun transaksi jual belinya di haramkan dan tidak sah.

Upaya Lestarikan Budaya Lokal KKN 57 UIN Gusdur Ciptakan Wayang Animasi

Oleh : Intan Anggreaeni

Sebagai negara yang dianugerahi oleh beragam kekayaan tentunya Indonesia memiliki tantangan sendiri untuk melestarikannya. Terlebih lagi diera sekarang dimana gempuran gedget sangat pesat adanya sehingga generasi muda lebih suka berselencar di dunia maya alih alih bermain bersama teman sebayanya. Sebenarnya ada beragam cara yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk melestarikan budaya dimulai dari pembentukan UU, mengajarkan budaya lewat mata pelajaran di bangku sekolah, hingga membuat trobosan baru untuk mengenalkan budaya kepada generasi penerus bangsa.

Seperti yang telah dikatakan di atas bahwa ada banyak cara yang dapat kita tempuh untuk mengenalkan budaya kepada generasi muda. Misalnya saja dengan membuat membuat beberapa inovasi seperti yang dilakukan oleh mahasiswa KKN 57 UIN Gudsur kelompok 25, mereka membuat wayang dengan gaya yang modern. Mereka membuat inovasi dengan mengubah tokoh pewayangan menjadi animasi atau kartun yang anak anak kecil sukai, seperti doraemon, hello kitty, keropi. Dsb.

Hal tersebut dinilai jauh lebih efisien dibandingkan dengan mengenalkan wayang lewat tokoh yang aslinya. Karena biasanya nama tokoh pewayangan zaman dahalu lebih susah dihapalkan dibandingkan dengan tokoh tokon kartun yang biasa mereka tonton dilayar televisi. Tentunya hal tersebut juga akan memudahkan mereka dalam proses belajar wayang. Tidak hanya itu mereka juga melakukan inovasi pada bahan baku utama pembuatan wayang. Jika biasanya wayang dibuat menggunakan kulit namun kali ini mereka menggunakan kardus sebagai bahan utamanya.

Pemilihan kardus sebagai bahan utama karena kardus biasanya lebih gampang untuk dijumpai dan selain itu ini juga merupakan sebuah langkah mendaur ulang sampah. Adapaun tujuan Tujuan utama dari adanya inovasi permainan tradisional ini adalah untuk memfasilitasi, serta menjadi media untuk membantu dan mempermudah orang tua dalam mengawasi anak agar tidak terus menerus terpapar gadget dan juga bahaya media sosial yang anak-anak belum bisa memfilter hal tersebut. Selaij itu juga untuk melatih anak-anak agar lebih terampil serta kemahiran mereka dalam bersosialisasi dengan teman sebayanya.