Pentingnya pendidikan bagi perempuan

Oleh : Khanifah Auliana

 

Zaman sekarang ini banyak kita lihat kecanggihan teknologi dan informasi yang semakin pesat. Tak heran apabila semua sektor bidang menggunakan teknologi yang modern, mudah dan sangat cepat. Apalagi dalam bidang pendidikan, semakin majunya teknologi informasi membuat kemudahan bagi pelajar atau guru. Jika dulu para anak-anak atau bahkan mahasiswa harus ke gedung pendidikan tempat menimba ilmu dengan adanya kecanggihan teknologi sekarang orang-orang yang akan menuntut ilmu tak perlu secara tatap muka hanya menggunakan gadget. Pendidikan di Indonesia menjadi hal yang sangat diperhatikan dari dulu sampai sekarang. Sistem pendidikan terus diperbaiki dan adanya kemajuan teknologi sangat membantu pemerintah dan masyarakat untuk mengembangkan ilmu lebih luas lagi.

Pandangan orang zaman dulu, saat Indonesia dijajah belum banyak orang yang sekolah atau menuntut ilmu hanya khuhus kalangan atas saja. Saat sudah mulai merdeka, Indonesia mengalami perkembangan dalam pendidikan yang cukup signifikan dilihat dari orang-orang kalangan biasa yang diperbolehkan untuk menuntut ilmu. Bahkan dulu hanya dari kalangan laki-laki saja yang harus bersekolah atau berpendidikan sedangkan perempuan dipandang sebelah mata karena pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga. Namun sistem itu di hapus sebab tidak hanya laki-laki saja yang harus berpendidikan tapi perempuan juga memerlukan pendidikan. Oleh karena itu, pandangan masyarakat dulu terkait gender antara perempuan dan laki-laki sangat dibedakan.

Mirisnya dulu, para anak-anak perempuan hanya diwajibkan untuk melayani orang rumah saja. sedangkan anak laki-laki sangat diagungkan, karena dapat menjadi pemimpin bagi dan lebih mendominasi. Perbedaan gender yang menyimpang itu membuat sebagian orang tak setuju dan era modern ini masyarakat mulai bisa menyetarakan diri antara baik laki-laki dan perempuan. Dunia pendidikan bukan hanya berhak untuk laki-laki saja namun perempuan juga perlu karena seorang perempuan akan menjadi madrasah atau sekolah pertama bagi anak-anaknya nanti. Jadi tak perlu minder atau memandang sebelah gender perempuan, jangan saling mendominasi tapi bekerjasama sesuai kewajiban gender masing-masing. Dalam Al-Qur’an juga telah dijelaskan betapa pentingnya menuntut ilmu bagi semua manusia.

Surat Al-’Alaq ayat 1-5: Ilmu Pengetahuan.

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ . خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ . اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ . الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ . عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

 Dalam surat Al-alaq ayat 1-5 tersebut dijelaskan bahwa manusia untuk pertama kalinya saat nabi Muhammad mendapat Wahyu, nabi Jibril memberikan pesan dengan kata “Bacalah” kata perintah tersebut berfokus kepada belajar, dengan membaca manusia akan mendapatkan ilmu baru atau informasi yang salah satunya tak pernah hilang dari pendidikan. Kata “baca” akan selalu menjadi hal yang sangat penting, apalagi Indonesia dalam urutan salah satu negara dengan minat baca sedikit. Oleh karenanya, tingkatkan membaca dengan bacaan-bacaan pengetahuan yang luas serta menanamkan pikiran serta menambah wawasan luas. Selain itu membaca Alqur’an juga jangan pernah ketinggalan, satu Wahyu yang jadi pedoman umat Islam dengan segala petunjuk di dalamnya. memahami aspek tersebut dapat kita lihat Pentingnya pendidikan bagi perempuan dapat dilihat dari 2 sisi. Pertama, pendidikan yang terdidik dapat mengikis ketidaksetaraan gender yang menjadi perhatian banyak kalangan. Kedua, bagi yang meyakini bahwa tugas perempuan di rumah untuk mendidik anak-anak, maka seorang pendidik yang baik adalah yang memiliki pendidikan cukup.

Buku Bajakan dan Dampaknya

Oleh : Khanifah Auliana

Membeli buku kerap identik dengan seseorang yang ambisius dan suka belajar, padahal nyatanya tak semua orang membeli buku bukan hanya karena suka membaca. Hal itu bisa dilihat dari tujuan tertentu bisa jadi membeli buku untuk kepentingan ujian atau memang ingin menghilangkan rasa jenuh dari bermain gadget seharian. Dengan membaca buku, bisa membantu kita memperluas ilmu pengetahuan dan wawasan dunia yang belum kita ketahui. Dulu sebelum terkenalnya media sosial, orang-orang akan gemar ke toko buku karena ingin mengetahui informasi atau belajar dari yang belum diketahui. Ketebalan buku juga berbeda-beda ada yang memiliki halaman banyak sehingga sangat tebal biasanya di dominasi buku kamus bahasa atau novel dan yang memiliki halaman sedikit seperti majalah serta buku khusus anak-anak agar tidak bosan saat membacanya.

Dari dulu sampai sekarang harga buku memang jauh berbeda, bahkan sekarang ini standar harga buku kisaran 50.000 keatas. Oleh karena ini ketika berencana membeli buku hendaknya menabung atau menyisipkan uang supaya tidak membuat kantong kering. Tapi, harga buku memang sesuai kualitas yang ada, apalagi buku-buku yang dibeli pasti ada manfaatnya bagi diri kita atau orang lain yang meminjamnya. Harga buku yang sekarang cenderung mahal membuat sebagian masyarakat khususnya pelajar berbondong-bondong mencari cara supaya bisa belajar dengan cara yang praktis dan mudah. Segala kemudahan dan kepraktisan bisa langsung dipenuhi ketika sudah membuka media sosial. Tak heran buku pun ikut terseret kedalam sistem media sosial yang serba mudah ini.

Namun bukannya untung, justru buku yang masuk ke dalam jajaran media sosial membuat para pemilik toko buku offline rugi. Loh kok bisa hal tersebut terjadi? Permasalahan ini belum kunjung usai sampai sekarang, apalagi bukan hanya pemilik toko buku yang rugi tapi penulis buku juga ikut dirugikan. Hal itu dikarenakan harga buku yang memang mahal diakali dengan adanya beberapa oknum yang menjual buku dengan harga miring untuk menarik minat pembeli. Cara itu dinilai ilegal karena secara tidak langsung mengambil hak cipta dari penerbit dan penulis. Meski demikian mirisnya ternyata banyak  masyarakat Indonesia yang lebih minat membeli buku ilegal atau biasa disebut bajakan. Dalam hal ini, pemerintah dan masyarakat perlu kerjasama agar bisa menuntaskan dan menyingkirkan para oknum penjual buku bajakan. Selain itu ada juga hadis Rasulullah yang menerangkan terkait hal ini.

“Sesungguhnya Allah memaafkan umatku ketika ia tidak sengaja, lupa atau dipaksa.”

[H.R. Ibnu Majah, no. 2043].

Untuk itu sebelum membeli atau akan menjauh suatu barang di cek terlebih dulu apakah boleh dalam syariat agama. Sebab jika membeli atau menjual barang bajakan terus dilakukan maka akan masuk dalam kategori dosa yang disengaja. Ibaratnya ketika kita sengaja membeli atau menjual buku bajakan khawatirnya rezeki atau ilmu yang kita baca dari buku tersebut tidak barokah dan rezekinya tidak halal.

Solusinya bagi para pelajar sebelum membeli buku, cek lebih dulu harganya jika murah patut dipertanyakan apakah memang benar-benar asli/ORI. Apabila belum memiliki rezeki untuk membeli buku ori yang harga cukup mahal maka usahakan saja meminjam dan sembari menabung karena memulai langkah kecil yang baik akan membawa dampak besar yang baik pula.

Orkestra Meteor Orinoid: Konfigurasi Nyata Kebesaran Allah SWT

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hujan meteor Orinoid terjadi pada tanggal 22 Oktober sejak malam hari hingga fajar di langit Indonesia. Hujan meteor Orinoid ini merupakan fenomena alam yang terjadi setiap pertengahan Oktober setiap tahunnya. Menurut National Aeronautics and Space Administration (NASA)  Amerika Serikat, mengatakan bahwa hujan meteor Orinoid disebut sebagai salah satu hujan meteor terindah sepanjang tahun. Orinoid sendiri terkenal dengan kecerahan dan  kecepatannya, yakni sekitar 148.000 mph (66 km/s) ke atmosfer bumi.

Karena kecepatannya pula meteor Orinoid meninggalkan puing-puing pijar yang mampu bersinar beberapa detik bahkan menit. Meteor Orinoid juga mampu membentuk bola api yang bisa menjadi ledakan cahaya. Dilansir dari lama Instagram resmi Observatorium Bosscha, Jum’at (20/10/2023), pada kalender astronomi bukan Oktober 2023 disampaikan bahwa puncak hujan meteor Orinoid di Indonesia terjadi pada Minggu, 22 Oktober 2023 pukul 22.14 WIB hingga fajar. Disebutkan pula bahwa hujan meteor Orinoid ini dapat dilihat dari arah rasi Orion. Cara untuk melihat fenomena ini adalah dengan memberi jarak 45-90 derajat dari pancaran cahaya rasi Orion.

Menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) hujan meteor atau meteor shower adalah fenomena meteor yang jatuh dan melewati permukaan bumi dalam jumlah yang banyak. Apabila dilihat dari bumi fenomena tersebut terlihat seperti hujan yang turun. Secara singkat hujan meteor terjadi karena adanya meteoroid yang memasuki atmosfer bumi dengan kecepatan tinggi. Sementara meteor adalah sebutan untuk sesuatu (benda-benda luar angkasa) yang jatuh dari luar angkasa. Hujan meteor terjadi mulanya karena sebuah batuan di luar angkasa yang berpapasan dengan bumi. Batuan ini merupakan serpihan dari komet tang sebelumnya telah hancur maupun batuan berbeda di luar angkasa.

Karena adanya gaya gravitasi bumi yang lebih besar menarik batuan tersebut, maka batuan itu bertemu dan bergesekan dengan atmosfer pelindung bumi. Gesekan yang terjadi pun mengakibatkan timbulnya tekanan pada batuan tersebut dan juga panas. Panas yang ditimbulkan mengakibatkan munculnya api atau pembakaran pada batuan tersebut. Hal ini yang dapat menimbulkan cahaya, serupa dengan bintang jatuh karena itulah dinamakan hujan meteor. Saat malam puncaknya, hujan meteor Orionid mampu memproduksi sebanyak 25 meteor/jam dengan laju 66 km/detik. Radian hujan meteor Orionid terbit pada malam hari dan dapat disaksikan sampai jelang fajar esok harinya. Kenampakan hujan meteor Orionid berwarna hijau maupun kuning. Meskipun meteor jatuh benda langit itu tidak akan mengenai bumi, sehingga tidak berbahaya.

Fenomena alam ini sudah dijelaskan oleh Allah SWT dalam surah Al-Anbiya’ ayat 33 yang artinya: “Di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.”  Hal ini sangat sesuai dan tidak terbantahkan, karena semua planet dan benda langit lainnya bergerak sesuai dengan garis edarnya masing-masing. Jikalau pun bertemu, seperti halnya meteori dengan bumi maka mereka hanya bersinggungan dan tidak berbahaya.

Rasullullah SAW juga telah bersabda yang diriwayatkan dalam kitab Sahih Bukhari yang artinya: “Dari Abu Hurairah yang menyampaikannya dari Nabi Saw., bahwa Nabi Saw. Pernah bersabda: Apabila Allah memutuskan urusan di langit, malaikat mengepakkan sayapnya karena tunduk patuh kepada firman-Nya. (yang bunyinya) seakan-akan seperti suara rantai (yang dijatuhkan) di atas batu yang licin (berbunyi gemerincing). Sesungguhnya Allah SWT telah mengatur alam semesta dengan sedemikian rupa dan juga detail serta mendasar, hujan meteor juga terjadi karena sunnatullah atau bentuk kebesaran Allah SWT.

Waspada Wabah Penyakit Cacar Monyet

Oleh: Intan Anggreaeni S

Hijratuna, Pekalongan- setelah beberapa kurun waktu yang lalu sempat digegerkan dengan adanya wabah Virus Corona kini masyarakat kembali dihebohkan dengan pemberitaan maraknya penyakit cacar monyet. Cacar monyet atau Monkeypox ialah wabah atau virus yang disebab oleh virus cacar monyet yang berasal dari anggota genus Orthopoxvirus dan Famili Poxviride. Penyakit ini mulai ada sekitar pada tahun 1958 silam yang berasal dari salah satu monyet peliharaan. Itulah alasan penyakit ini dikenal dengan istilah cacar monyet.

Virus ini memiliki dua jenis yang berbeda yaitu yang pertama kali ditemukan di Afrika Tengah atau Basin Kango, dan Afrika Barat. Virus yang berasal dari Kongo tersebut terindikasi lebih cepat menular dan dapat menimbulkan gejala yang lebih parah. Dilansir dari laman resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur bahwa oraganisasi kesehatan dunia atau WHO setidaknya telah mencatat, bahwa sejak pertengahan Juli 2022 terdapat lebih dari 16 ribu kasus terinfeksi cacar monyet dari 75 negara di dunia. Sedangkan kasusnya di Indonesia sendiri saat ini dikonfirmasi oleh Kemenkes terdapat 8 orang yang positif terkena penyakit cacar monyet.

Banyaknya kasus tersebut membuat  WHO menetapkan bahwa wabah cacar monyet dijadikan sebagai kondisi darurat kesehatan global. Ada beberapa cara penularan, yaitu melalui kontak fisik dengan penderita ataupun menyetuh barang yang telah terkontaminasi olehnya. Selain itu penyakit ini dapat menular juga melalui kontak langsung dengan kulit atau percikan ludah dari orang yang terkontaminasi termasuk saat berhubungan seksual.

Adapun gejalanya dapat berupa sakit punggung, nyeri otot, sakit kepala, demam akut diatas 38,5 derajat celcius, pembengkakan pada kelenjar getah bening, kelemahan tubuh, ruam dan kemerahan pada tubuh seperti bintik berair, bernanah, hingga berkoreng. Hingga saat ini belum ada pengobatan untuk virus jenis ini. Pengobatan hanya berfokus pada gejala dan masih dalam proses pengembangan hingga sekarang. Untuk itu kita harus menjaga kesehatan imun dan keseimbangan tubuh agar tubuh tetap dalam keadaan prima.

Terdapat beberapa cara yang dapat kita gunakan agar terhindar dari penyakit cacar monyet diantaranya dengan cara rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, meminilisir kontak fisik dengan orang yang memiliki gejala tersebut, menggunakan masker, dan tentu saja menjaga pola makan. Perbanyak juga latihan fisik dan makan makanan yang bergizi tinggi dan kaya akan serat.

Kepolisian Resor Pekalongan Gandeng UIN Gusdur dalam Survei Kepuasan Masyarakat

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratuna, Pekalongan- Satuan Kerja Kepolisian Resor Kota Pekalongan bersama dengan UIN K.H Abdurrahman Wahid mengadakan penandatanganan perjanjian kerjasama. Perjanjian ini dilakukan dalam rangka survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik. Kegiatan ini diikuti oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN, Kabag, Kasat, Kapolres beserta jajarannya di Polres Pekalongan. Senin, (23/10/2023)

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Pekalongan, AKBP Wahyu Rohadi, MA. menyebutkan dalam sambutannya bahwa “Tujuan dari survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik adalah untuk meningkatkan kepuasan pelayanan kepada masyarakat, berupa pelayanan publik. Hal ini agar sesuai dengan Tupoksi Kepolisian yakni memelihara keamanan, penegak hukum, pengayom dan  memberi pelayanan kepada masyarakat.” tuturnya.  

Beliau juga memohon masukan, saran, dan kritik supaya pelayanan terhadap masyarakat menjadi semakin lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, Ketua LP2M Prof. Imam Khanafi, M.Ag. juga memberikan tanggapannya dalam sambutan yang diberikan yakni, “UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan menyambut baik inisiatif pelaksanaan survey kepuasan masyarakat pada pelayanan publik. Di mana layanan masyarakat ini bisa di evaluasi dan bisa diperbaiki. Harapannya sebelum adanya survey maka perlu diadakan sosialisasi untuk menghindari adanya dislike yang ada pada masyarakat, supaya layanan yang diberikan dapat diterima dengan penuh rasa syukur.” Ungkapnya.

Prof Imam Khanafi juga menyatakan bahwa, “UIN selaku lembaga pendidikan milik negara memerlukan kerjasama dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Kepolisian agar  mampu melahirkan sinergi terbaik antara lembaga pendidikan dengan aparat keamanan. Survei ini diharapkan dapat dilakukan dengan menggunakan prinsip TOP atau Transparan, Objektif, dan profesional,” imbuhnya.

Perluas Layanan Iklim Ke Daerah Terpencil BMKG Adakan Lokakarya iklim Internasional  

oleh : khanifah Auliana

Pada bulan Oktober ini, Indonesia mengalami iklim yang cukup ekstrim dengan cuaca panas hingga 35 derajat Celcius. Hal itu akan berdampak pada lingkungan hidup makhluk di bumi dan tak main-main iklim panas bulan ini mampu membuat es kutub mencair. Dengan mencairnya es kutub membuat para penelitian khawatir akan dampak yang terjadi salah satunya jika es kutub terus menerus mencair bisa dipastikan air laut akan naik ke daratan. Maka bisa dilihat pengaruhnya yang besar untuk lingkungan bahkan bisa berbahaya. Air laut yang akan terus bertambah membuat gelombang air pun naik dan menyebabkan banjir di sekitaran daerah pantai. Oleh karena dampak dan pengaruh yang cukup signifikan itu, BMKG ( badan meteorologi klimatologi dan Geofisika) membuat pertemuan khusus yang dinamakan lokakarya iklim internasional bertepatan di Bali.

Lokakarya adalah suatu pertemuan khusus untuk menyelesaikan sebuah masalah terutama dalam bidang ilmiah. Dalam Lokakarya bertajuk ‘International Workshop on Climate Variabillty and Climate Services’, di Bali, baru-baru ini membahas mengenai pentingnya menangani iklim saat ini apalagi semua negara akan terancam dengan adanya perubahan iklim. Dengan demikian adanya lokakarya ini bisa jadi solusi agar terciptanya pengetahuan baru tentang penanganan iklim dan cara mengatasinya. Dalam acara tersebut, membahas juga terkait pentingnya peran ilmu pengetahuan dan kebijakan layanan iklim. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) yang menangani isu-isu iklim perlu adanya kerjasama juga dengan pihak layanan iklim agar tercipta penanganan yang optimal.

Adanya lokakarya ini diharapkan juga semua negara ikut berkontribusi untuk menciptakan pembaruan dan sistem yang tepat untuk perubahan iklim. Karena sudah dipastikan semua negara tanpa terkecuali akan mengalami dampak dari adanya perubahan iklim yang sangat drastis. Bisa dibayangkan betapa panasnya bumi ini dan kutub akan terus mengalami pencairan es terus menerus. Dampak iklim perlu kita dalami lagi, bukan cuma dari pihak penelitian saja namun adanya upaya dari semua khalayak terutama peduli lingkungan. Jika tidak maka air laut akan terus bertambah memenuhi daratan dan akan terjadi banjir besar-besaran. Memberikan pemahaman serta pengetahuan kepada semua khalayak untuk menangani masalah yang cukup besar ini.

Sementara itu, tujuan adanya lokakarya ini bisa membantu memperluas layanan terkait iklim ke daerah-daerah yang masih terpencil dan terutama negara-negara miskin. Menjangkau agar semua negara mempunyai pelayanan iklim yang baik supaya semua bisa ditangani dengan baik dan mengatasi segala kemungkinan yang terjadi.

Tanggap Teknologi Digital: BSI bersama Mahasiswa KKN UIN Gusdur adakan Pembuatan QRIS di Desa Gondang

Oleh Nazira Laela Nasta

Hijratuna, Pekalongan- Dalam rangka mengikuti perkembangan Teknologi Dan Informasi, Mahasiswa KKN UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, Kelompok 14 bersama dengan Bank Syari’ah Indonesia (BSI) mengadakan sosialisasi dan pembuatan QRIS bagi masyarakat setempat di Desa Gondang, Wonopringgo pada Jum’at (20/10/2023).

Sosialisasi ini bertempat di Balai Desa Gondang sejak pukul 09.00 pagi, dengan diikuti para peserta mulai dari Karang Taruna dan juga para pelaku Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah Desa Gondang. Di sisi lain, acara ini juga bekerja sama Dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan tujuan utamanya yakni memberikan Fasilitator bagi masyarakat khususnya di desa gondang dengan pembuatan QRIS secara bersama-sama.

Dilansir dari laman resmi BI.go.id QRIS  adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang merupakan standardisasi pembayaran dengan menggunakan metode QR code dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), agar proses transaksi menjadi lebih mudah dan fleksibel, serta terjaga keamanannya. Sebab di zaman sekarang ini marak beredar mengenai penggunaan uang palsu, hal ini tentulah merugikan banyak pihak. Karena alasan tersebut Siska Novita, selaku pemateri dari perwakilan BSI Ambokembang Kedungwuni, Pekalongan menyampaikan terkait QRIS ini sangat penting bagi masyarakat.“Pembuatan QRIS ini sangat penting, yakni Dengan Aplikasi QRIS ini, transaksi kita menjadi lebih aman, dan juga meminimalisir adanya peredaran uang palsu,” tuturnya.

Harapannya acara ini dapat menambah pengetahuan baru bagi masyarakat Desa Gondang, serta membantu mempermudah para pemilik UMKM dengan melakukan transaksi secara digital, serta terhindar dari modus penipuan dalam bentuk apapun. Karena sasaran utama dari kegiatan sosialisasi ini adalah para pelaku UMKM, tentunya manfaat yang ingin diberikan berfokus pada merchant (individu/kelompok penjual) diantaranya adalah: potensi meningkatkan penjualan, meningkatkan branding produk, pembayaran lebih aman dan praktis, mengurangi biaya pengelolaan kas, terhindar dari uang palsu, mempermudah rekonsiliasi dan berpotensi mencegah tindak kecurangan dari pembukuan transaksi tunai dan lain-lain.

QRIS tidak hanya memberi keuntungan bagi para penjual tapi juga para pengguna aplikasi pembayaran. Manfaat yang bisa didapatkan diantaranya: pembayaran menjadi lebih mudah dan cepat, tidak perlu membawa uang tunai, transaksi lebih terlindungi, karena semua PJSP penyelenggara QRIS diawasi dan mengantongi izin dari Bank Indonesia.

Tips Hidup Sehat Sesuai dengan Tuntunan Rasullah

Oleh: Intan Anggreaeni S

Kesehatan merupakan nikmat yang paling berharga bahkan diluaran sana jutaan orang rela menggelontorkan uangnya demi kesehatannya. Oleh karena itu penting bagi kita semua untuk menjaga kesehatan tubuh kita agar tetap stabil. Ada banyak cara yang dapat kita gunakan untuk menjaga kestabilan tubuh kita, mulai dari memakan maknan yang sehat tanpa penawet hingga berolah raga. Selain itu ada banyak pula tips yang tersebar luas di internet untuk memulai hidup sehat, salah satunya ialah tips hidup sehat ala rasullah. Rasullah juga mengajarkan umatnya agar memlihara kesehatannya, beliau telah mencontohnya pada setiap perilakunya bukan hanya sekedar berdakwah saja melainkan hal hal kecil seperti ini juga sudah beliau ajarkan sejak zamannya. Ada beberapa tips yang rasullah ajarkan diantaranya:

Pertama, makanlah dengan porsi yang cukup artinya konsumsilah makanan dengan porsi yang tidak kurang atau berlebihan. Porsi yang cukup dan seimbang akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan organ pecernaan dan sebaliknya porsi yang terlalu kurang atau berlebihan akan menimbulkan berbagai resiko dibaliknya. Hal ini dibuktikan dengan beberapa literatur yang menyatakan bahwa seseorang yang teratur mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang maka resiko akan terkena penyakit akan jauh lebih sedikit. Selain itu manfaat mengkonsumsi makanan yang seimbang juga dapat memilihara kestabilan berat badan, membantu meningkatkan energi, hingga memperbaiki suasana hati.

Tips yang kedua yaitu makan dan minumlah dengan perlahan. Studi menyatakan bahwa dibutuhkan sekitar 20 menit dari sejak seorang mulai makan agar otak dapat mengirimkan sinya kenyang. Makan dan minum yang lambat akan membatu dalam memperbaiki sistem pencernaan kita. Bahkan di Amerika Utara menunjukan bahwa kebanyakan orang yang memiliki berat badan berlebih akan mengkonsumsi makanan atau kalori dalam jumlah yang lebih sedikit ketika makan dengan perlahan.

Adapaun tips yang ketiga yaitu berolahraga, rasullah sangat menganjurkan para umatnya untuk melakukan latihan fisik setiap harinya. Beliau juga mencontohkannya engan beberapa cabang olahraga favoritnya seperti memanah, menunggang kuda dan unta, hingga berlari. Sejumlah research juga menyatakan bahwa orang yang memiliki kebiasaan berolahraga akan memiliki resiko 24% lebih rendah untuk terkena penyakit.

Keempat adalah berpuasa, ketika sedang berpuasa kita hanya mengkonsumsi sekitar 0-25% kalori dari yang kita butuhkan. Sehingga dengan berpuasa juga dapat menyeimbangkan hormon, menvegah stres oksidatif, hingga mengurangi peradangan secara keseluruhan. Tidak lupa juga ketika berpuasa konsumsilah makanan yang bergizi seperti madu dan kurma. Dan usahakan pula untuk menjaga kebersihan tangan.

Di atas tersebut merupakan beberapa tips sehat ala rasullah, menjaga kesehatan merupakan hal yang wajib kita lakukan dan hal tersebut juiga telah diajarkan pula oleh rasul dan agama islam. Ini membuktikan bahwa islam sangat menjaga umatnya dan bahkan telah mengatur segala hal-hal kecil yang dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari hari.

The Grand Old Man: K.H Agus Salim Sang kyai dan Diplomat Indonesia

Oleh Shofi Nur Hidayah

Nama K.H Agus Salim tentu tidak asing ditelinga masyarakat Indonesia, beliau merupakan mantan Menteri Luar Negeri Indonesia tahun 1947-1949. Sekaligus salah satu delegasi Indonesia dalam sidang PBB 14 Agustus tahun 1947 di Lake Success, New York, Amerika Serikat. Lahir dengan nama Masyudul Haq yang berarti “Pembela Kebenaran”, beliau lahir pada 8 Oktober 1884 di Koto Gadang, Bukittinggi, Sumatera Barat. Agus Salim merupakan salah satu dari segelintir anak pribumi yang dapat mengenyam pendidikan elit di era kolonial. Tepatnya di Hogere Burger School (HBS) dan lulus dengan predikat lulusan terbaik.

Pasca kelulusannya di HBS, Agus Salim sempat bekerja sebagai staf konsulat Belanda di Jeddah. Atas dorongan dari sang ayah dan setelah mendapatkan surat keterangan kesamaan status dengan warga negara Belanda Agus Salim bekerja di Jeddah. Pada kesempatan itu pula Agus Salim belajar agama dengan pamannya sendiri yang merupakan imam di Masjidil Haram, yakni Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Setelah pulang dari Jeddah ke Indonesia Agus Salim tak hanya membawa ilmu agama saja, melainkan ilmu barat dan timur yang dia dapat dari buku-buku bacaannya saat berada di Jeddah.

Pemikirannya yang kritis juga diwarnai oleh filsafat-filsafat barat dan gerakan reformis yang digagas oleh Syekh Jamaluddin Al-Afghani yang dilanjutkan oleh muridnya, Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. Saat di Indonesia Agus Salim masuk dalam Pergerakan Nasional melalui Sarekat Islam, setelah mengenal Raden Mas Oemar Said Tjokroaminoto. Kemudian beliau masuk dalam Jong Islamieten Bond, dan Gerakan Penyandar. Atas kesadarannya tentang betapa pentingnya menyebarkan pemikirannya pada khalayak luas, Agus Salim kemudian menjalankan profesinya sebagai jurnalis dan menjadi redaktur di Neratja.

Perjalanan Agus Salim tidak berhenti sampai disitu saja, beliau juga sempat masuk ke Volksraad (Dewan rakyat bentukan Belanda) pada tahun 1921-1924. Kemudian Volksraad mulai tidak koorperatif dengan Hindia Belanda. Lalu pada era kemerdekaan, Agus Salim ikut serta dalam perumusan UUD 1945 bersama 18 orang lainnya yang dipimpin langsung oleh Ir. Soekarno. Salah satu jasa penting dari Agus Salim adalah keberhasilanya dalam misi diplomasi yang berpangkal pada perjanjian persahabatan dengan Mesir di tahun 1947.

Bakatnya dalam bidang diplomasi mengantarkan Agus Salim menjadi menteri luar negeri pada masa kabinet Sjahrir, Kabinet Amir Sjarifuddin, dan Kabinet Hatta. Beliau juga menguasai setidaknya 9 bahasa asing, yakni Bahasa Belanda, Inggris, Perancis, Jerman, Latin, Arab, Mandarin, Jepang, dan Turki. Kemampuannya dalam berbahasa asing, diplomasi, hingga public speaking membuatnya dijuluki The Grand Old Man dikalangan para tokoh perjuangan bangsa. Beliau terkenal sebagai pribadi yang pantang menyerah dan berpegang teguh pada prinsip. Sikap seperti itu kah yang patut untuk ditiru oleh generasi muda di zaman sekarang, agar tidak terjebak dalam pragmatisme dan hedonisme yang merajalela di era globalisasi ini.

The Grand Old Man: K.H Agus Salim Sang kyai dan Diplomat Indonesia

Jihad Santri Jayakan Negeri’ Semangat Juang Dari Santri Untuk Negeri

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratuna, Pekalongan- Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) masih terus berlanjut dan di meriahkan oleh lembaga pendidikan formal maupun informal yang ada di Indonesia dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah dengan penampilan perwakilan pesantren pada Expo Pesantren 2023 di UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan. Acara ini merupakan bagian dari upaya semarakkan HSN yang dilakukan oleh beberapa pondok pesantren se-eks Karisidenan Pekalongan, pada Jum’at (20/10/2023).

Hari Santri Nasional, yang biasa diperingati setiap tanggal 22 Oktober bukanlah sekedar peringatan biasa. Melainkan sebuah ajang refleksi diri yang mendalam atas pengorbanan serta dedikasi santri dalam perjuangan meraih atau mengisi kemerdekaan. Tema ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’ tentu tidak lagi berpusat pada santri berjuang dengan mengangkat senjata. Di zaman sekarang ini ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengisi kemerdekaan salah satunya dengan mencintai dan melestarikan budaya Indonesia. Pada kesempatan Expo Pesantren, para perwakilan pesantren dari se-eks Karisidenan Pekalongan menampilkan kebolehannya dalam seni masing-masing.

Setidaknya ada penampilan musik religi hingga seni tari yang ditampilkan oleh para perwakilan pesantren, salah satunya dari MAN 1 Pekalongan yang membawakan tari Saman. Akan tetapi tari Saman yang dibawakan cukup unik dan berbeda dari versi originalnya, sebab mereka mengkolaborasikan Tari Khas Aceh itu dengan instrumen rebana. Di mana rebana merupakan salah satu ciri khas dari para santri, tak ayal masyarakat pasti langsung teringat pada santri setiap kali alat musik tersebut dimainkan. Ini menunjukkan bahwa santri memiliki kreativitas yang luar biasa, diluar kemahiran mereka dalam ilmu agama.

Muhammad Asim, selaku pengurus MAN 1 Pekalongan mengatakan “Expo pesantren ini menjadi ajang kreativitas para santri sekaligus menunjukkan bakat mereka. Karena jauh-jauh hari para santri sudah memiliki basic pengetahuan tentang tari saman, dan mereka juga sudah berlatih tari tersebut. Memilih rebana sebagai pengiring tari Saman juga merupakan bentuk kreativitas dari para santri yang memang perlu mendapat dukungan dan apresiasi,” ujarnya saat ditemui di Expo Pesantren.

Penampilan perwakilan pesantren juga wujud nyata bahwa agama Islam tidak membatasi umatnya untuk melestarikan budaya yang dimiliki. Muhammad Asim menambahkan bahwa, “Budaya perlu untuk dilestarikan dan dengan adanya expo ini  para santri juga bisa bertambah pengetahuan, relasi, melatih mental serta memberikan wawasan yang luas,” imbuhnya. Hal ini menunjukkan bahwa para santri dan kader pesantren berusaha untuk mtetap berkontribusi sesuai dengan kompetensi mereka ditengah derasnya arus globalisasi. Para santri berupaya keras berjihad dalam mengisi kemerdekaan dengan pendidikan, dakwah, bahkan pemberdayaan masyarakat.

Tema ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’ harapannya bukanlah sekedar slogan atau bahkan omong kosong belaka. Dari tema tersebut kita semua diajak untuk kembali mengingat, menghargai, dan termotivasi atas semangat para santri dalam memberikan kontribusi nyata pada masyarakat untuk kemajuan bangsa dan negara. Hal ini penting untuk direnungkan para generasi muda yang tentu memiliki tanggungjawab melanjutkan perjuangan para santri-santri terdahulu. Semangat ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’ merupakan pecutan keras bagi kita semua agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga penggerak, sekaligus pelaksana dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik sebagai negeri yang sejahtera.