Gelaran MotoGP Mandalika 2023 Memberi Angin Segar Bagi Perekonomian Indonesia

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratuna, Pekalongan– MotoGP kembali di gelar di sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu, (15/10/2023). Francisco Bagnaia (Ducati Lenovo) mengamankan posisi finish pertama Grand Prix of Indonesia 2023 di depan Maverick Vinales (Aprilia Racing) dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).

Kemenangan Bagnaia  dari tim Ducati Lenovo itu diawali dengan memulai start dari posisi ke-13, dan menanjak naik secara fantastis memghadapi pembalap lainnya hingga akhirnya mencapai posisi pertama dalam seri ke-15 MotoGP 2023. Kemenangan Bagnaia yang sebelumnya pernah diraih di tahun 2022 itu membuatnya mengambil kembali alih klasemen sementara MotoGP 2023 dari Jorge Martin, yang terjatuh pada balapan utama di Mandalika. Gelaran MotoGP di Mandalika tahun ini juga diwarnai banyak hal menarik tak hanya dari sisi kemenangan Bagnaia. Para pembalap, baik dari kelas Moto3, Moto2, dan MotoGP tampak terkesan dengan balapan di Indonesia tahun ini. Beberapa hal unik dan menarik juga terjadi yang sukses membuat masyarakat turut bangga atas gelaran balapan dunia di Indonesia.

Hal menarik yang cukup menghebohkan masyarakat adalah  aksi pembalap tim Aprillia Racing, Maverick Vinales yang naik podium dengan mengenakan kostum Batman. Diketahui bahwa kostum tersebut dia dapatkan dari pengemarnya bernama Fajar, dan mendapat tantangan untuk mengenakan kostum tersebut dari rekan setimnya Aleix Espargaro. Selain Vinales, Jack Miller juga membuat masyarakat heboh karena momennya memanggul galon berisi air mineral di bahunya, layaknya warga lokal. Hak tersebut diunggah oleh akun Resmi MotoGP beberapa waktu lalu.

Tak hanya dari sisi pembalap MotoGP saja, hal menarik yang terjadi selama gelaran balapan Internasional tersebut. Seperti, tiket nonton MotoGP ludes terjual sebanyak 4.150 tiket pada 5 Oktober 2023. Data ini diambil dari Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), data ini juga diambil dari hasil penjualan tiket baik secara online maupun offline. Tidak hanya tiket saja yang habis terjual, beberapa hotel di sekitar sirkuit Internasional Pertamina Mandalika juga laris manis diisi oleh para penonton MotoGP. Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Provinsi NTB, okupansi hotel di NTB hampir penuh, dengan rincian di Mandalika mencapai 90 persen, di Kota Mataram mencapai 70 persen, Daerah Senggigi dan Lombok Barat penuh.

Hal tersebut tentunya menjadi angin segar bagi sektor pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, dampak positif dari adanya gelaran MotoGP di Mandalika ini menaikkan sektor pariwisata. Sekaligus mengenalkan keindahan pariwisata Nusa Tenggara Barat ke dunia luar dan membangkitkan perekonomian daerah. Gelaran MotoGP di Mandalika tahun 2023 ini juga merupakan kesuksesan bagi Indonesia karena akan mendukung 3 poin utama, yakni meningkatkan pariwisata, meningkatkan country branding, dan memastikan multiplier effect serta economy effect.

Hal ini selaras dengan pernyataan Fadjar Djoko Santoso, selaku Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero). Dikutip dari laman Liputan6.com Fadjar menyatakan “Event MotoGP di berbagai negara telah memberikan dampak perekonomian dan multiplier effect, termasuk si Indonesia. Sebagai BUMN, Pertamina mendukung penuh event internasional ini agar bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk para pelaku UMKM,” ujarnya, Kamis (12/10/2023)

DP3A Bersama PPKB Kabupaten Pekalongan Melakukan Sosialisasi Ramah Perempuan dan Anak di Desa Sinangoh Prendeng, Pekalongan.

Oleh Shofi Nur Hidayah

Pekalongan –  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Pekalongan melakukan sosialisasi desa ramah perempuan dan peduli anak  di Desa Sinangoh Prendeng pada Jum’at (13/10/2023). Sosialisasi ini bermaksud untuk memberikan pengetahuan terhadap seluruh masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi perempuan serta tumbuh kembang anak.

Program Desa Ramah Perempuan dan anak telah berlangsung sejak tahun 2022 di Desa Sinangoh Prendeng. Desa ini merupakan satu dari sekian desa yang terpilih sebagai desa ramah perempuan dan anak atas dasar beberapa pertimbangan oleh dinas terkait. Sejak ditetapkannya perdes yang mengatur hal tersebut perangkat Desa berusaha memberikan informasi mengenai aoatu desa ramah perempuan dan anak pada warga setempat. Sasaran pertama dari sosialisasi adalah organisasi perempuan (PKK) dan juga Forum Anak, agar informasi bisa tersalurkan dengan merata melalui dua organisasi tersebut. Harapannya organisasi perempuan dan anak akan menyalurkan informasi yang diberikan pada seluruh masyarakat.

Desa Sinangoh Prendeng merupakan desa yang nyaman dan memadai untuk mewujudkan program desa ramah perempuan dan anak, sebab masyarakat di sana juga mayoritas sudah mengenyam pendidikan wajib belajar sembilan tahun, bahkan banyak yang melanjutkan hingga ke jenjang SMA dan perguruan tinggi. Selain itu, di desa tersebut tidak ada pekerja dibawah umur maupun kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini dibenarkan oleh perangkat desa maupun masyarakat setempat. Robihin, S.pd. selaku Sekertaris Desa mengatakan bahwa “Sejauh ini pihak pemerintah desa belum pernah mendapatkan laporan terkait kasus kekerasan terhadap perempuan maupun anak. Beliau juga berharap bahwa kasus tersebut jangan sampai terjadi di Desa Sinangoh Prendeng.”

Desa  sinangoh Prendeng termasuk desa yang memiliki masalah relatif sedikit terkait isu perempuan dan anak. Messkipun demikian, tidak ada satupun daerah yang luput dari masalah. Salah satu masalah yang ditemukan di desa ini adalah adanya fenomena kecenderungan anak dibawah umur delapan belas tahun yang sudah kecanduan merokok.

Sosialisasi kali ini juga bertujuan untuk menyadarkan masyarakat agar meningkatkan kualitas derajat kesehatan masyarakat agar berperilaku bersih dan sehat. Sosialisasi ini melibatkan mahasiswa KKN angkatan 57 UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan kelompok 23 serta masyarakat setempat. Sosialisasi yang dilakukan oleh DP3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan juga menjelaskan dan memberi pengetahuan terkait bahaya rokok, hal ini di dasari oleh banyaknya anak di bawah usia delapan belas tahun yang sudah mulai mengkonsumsi rokok.

Dengan adanya sosialisasi ini harapannya dapat menyadarkan dan mencegah anak-anak mengkonsumsi rokok, selain itu juga menjadi perhatian bagi orang dewasa agar lebih bijak saat merokok. Seperti tidak merokok di dekat anak-anak, ataupun perempuan yang sedang hamil maupun menyusui. Sebab resiko kesehatan yang diterima oleh perokok pasif (Anak-anak  ibu hamil dan menyusui dll) jauh lebih besar daripada perokok aktif. Di Desa Sinangoh Prendeng sendiri di setiap kepala keluarga setidaknya ada tiga hingga lima anak. Oleh karena itu sosialisasi ini menjadi sangat penting dilakukan..

Semangat Cinta Budaya Galeri Indonesia Kaya (GIK)

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratuna, Pekalongan- Galeri Indonesia Kaya (GIK) sudah berdiri selama satu dekade dan telah menjadi ruang edutainment, atau ruang publik yang bersifat edukatif serta rekreatif  dengan fokus pada budaya nusantara yang berbasis teknologi digital. Ruang publik ini ditujukan bagi pecinta seni dan seluruh masyarakaat Indonesia.  Ruang edukasi ini merupakan persembahan Bakti Budaya Djarum Foundation yang merupakan satu-satunya ruang publik, dimana didalamnya menghadirkan budaya Indonesia secara menarik melalui perpaduan konsep edukasi dan digital (12/10/2023)

Galeri Indonesia Kaya berlokasi di West Mall Grand Indonesia lantai delapan, Jakarta. Galeri ini terus menampilkan budaya nusantara berupa penampilan alat musk tradisional dari berbagai daerah, baju adat, seni tari, dan budaya lainnya yang dilakukan secara continue selama sepuluh tahun sejak pertama kali didirikan  pada tahun 2011 dan dibuka untuk umum pada tahun 2013. Ada berbagai pertunjukkan yang ditampilkan, mulai dari berbayar hingga pertunjukan yang dapat dinikmati secara cuma-cuma.

Adanya galeri Indonesia kaya juga membuka lapangan pekerjaan bagi ratusan lebih pekerja seni yang terlibat dalam berbagai kegiatan seni yang dipentaskan. Pementasan ini biasanya menampilkan seni tarian, teater, monolog, pertunjukan music, apresiasi sastra. Dan kunjungan budaya serta berbagai pertunjukan lainnya. Sudah ada ratusan pertunjukan yang pernah digelar selama satu decade terakhir, yang menujukkan seberapa keras penujukan eksistensi budaya nuasantara. Tidak hanya berfokus pada penegnalan budaya secara langsung atau offline dengan berbagai pertunjukan, galeri Indonesia kaya juga berinovasi dengan menghadirkan tujuh aplikasi yang hadir dalam bentuk projector mapping. Tujuh aplikasi ini sudah menggunakan teknologi sensor interaktif dan menenarik yang terdiri dari, Bersatu padu, selaras seirama, sajian rasa, arundaya, cerita kita, arungi, dan pesona alam.

Renitasari Adrian, selaku program director galeri Indonesia kaya (GIK) menjelaskan bahwa selama satu decade ini GIK telah berkontribusi sebagai panggung budaya, baik bagi pekerja seni maupun masyarakat umum dalam menampilkan pertunjukkan maupun kesenian di Indonesia yang bias dilakukan secara gratis. Harapan terbesarnya adalah GIK mampu memberi pengaruh serta dorongan pada seniman untuk berkembang dan mampu mewujudkan potensi dalam diri mereka yang bias diwujudkan dalam berbagai seni yang dimiliki Indonesia.

Dalam momen perayaan satu decade galeri Indonesia kaya ini terdapat program bertajuk #GIK1dekade:Kado untuk Sanggar, dari program ini harapannya dapat menjadi wadah bagi seniman tari dalam mengembangkan potensi, kegiatan belajar mengajar, serta membangun lingkungan atau ekosistem seni tari di daerah masing-masing, dimana sanggar tersebut berada. Program ini memiliki system para seniman tari mengirimkan proposal berisi ide dan konsep kreatif, kemudian dari pengiriman proposal itu akan dipilih sepuluh proposal terbaik yang berkesempatan mendapat uang pembinaan sebesar Rp 50.000.000. Pihak GIK berharap momen ini dapat memberi dukungan agar seni di Indonesia tetap lestari, serta menjadi bukti bahwa GIK menjadi bagian yan tidak terpisahkan dari kekayaan budaya di Indonesia.

Kumandang Cinta Rasul di Alun-Alun Jepara

Oleh: Intan Anggreaeni S

Bukan hanya dimomentum Maulid Nabi saja umat islam berbondong bondong mengalunkan sholwat nabi namun pada hari hari besar yang lain seperti HUT TNI yang ke-78 juga diiringi dengan seruan merdu menyanjung Nabi Muhammad Saw. HUT TNI sendiri diperingati setiap tanggal 5 oktober oleh seluruh masyarakat Indonesia. Pada tanggal tersebut dulunya merupakan tanggal pembentukan TKR (Tentara Keamanan Indonesia) atau sekarang diubah menjadi Tentara Negara Indonesia (TNI) yang pada saat itu dipimpin oleh Jendral Soedirman sebagai panglima TNI. Itulah alasan mengapa setiap tanggal 5 Oktober diperingati sebagai hari ulang tahun Tentara Negara Indonesia.

Sejak dibentuk dan ditetapkan sebagai garda terdepan keamanan Repbulik Indonesia tepatnya pada 5 Oktober 1945 silam hingga sekarang beragam perhelatan digelar untuk menyambut hari ulang tahun republik indonesia di setiap tahunnya. Dari mulai upacara bendera, beragama ajang perlombaan hingga menggelar tasyakuran. Seperti yang dilakukan di Jepara, nampak ribuan orang dan hadrah secara kompak dan beriringan membacakan sholawat secara bersama sama di Alun-Alun Jepara pada 8 Oktober lalu. Sontak tindakan tersebut berhasil menyedot banyak atensi masyarakat, mereka beranggapan bahwa hal tersebut merupakan sebuah cara yang positif dalam menyambut hari ulang tahun TNI sekaligus juga dapat digunakan sebagai sarana untuk bersilaturahmi.

Acara yang digelar pada minggu malam tertebut dipimpin oleh Habib Ismail Alkaf dan dengan diiringi 1000 hadrah dari daerah setempat. Tidak hanya itu dilansir dari radarkudus.jawapos.com kegiatan ini juga merupakan festival budaya yang dikemas secara bersamaan dengan HUT TNI yang ke-78. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan adanya acara ini dapat mengenalkan budaya dan kesenian lokal kepada masyarakat sekaligus menjadi sebuah langkah yang positif untuk meningkatkan rasa cinta kepada rasul.

Edy Supriyanta selaku PJ Bupati Jepara juga mengetakan bahwa kegiatan ini digelar guna menyambut HUT TNI ke-78 sekaligus gelar budaya dengan harapan dapat menjaga dan membangun budaya serta tradis masyaraka setempat. Acara ini diawali dengan kegiatan gowes bersama, kemudian dilanjutkan dengan festival rebana, gelar ukiran jepara, berbagai macam pentas kesenian budaya setempat, hingga sholawat bersama.

Diadakannya acara tersebut diharapkan dapat menjadi pionir untuk mengakan tradisi dan kesenian budaya lokal serta dapat meningkatkan jalaninan silaturahmi antar masyarakat setempat. Bukan hanya itu dengan digelarnya festival rebana dan sholawat bersama dengan diiirngi 1000 hadroh juga merupakan cara kita untuk menyampaikan rasa cinta kepada baginda Nabi Muhammad Saw. Peristiwa tersebut juga dapat dilihat sebagai wujud melestarikan sekaligus mencintai budaya lokal.  Disini, ekspresi antaratradisi agama dapat bersatu padu, mengalun merdu. Beragama itu perlu, bahkan harus, tapi kita juga harus menjaga serta merawat tradisi budaya lokal, sebagai salah satu identitas dan jatidiri Bangsa.

Mencintai Budaya Bangsa Melalui Peringatan Hari Batik Nasional

Oleh Intan Anggreaeni Safitri

Indonesia merupakan negara yang memiliki beraneka ragam kebudayaan dan tradisi. Keanekaragaman tersebut membentang dari Sabang sampai Merauke dan dipersatukan oleh semboyan bangsa yaitu Bhineka Tunggal Ika. Beberapa jenis kekayaan sumber daya Indonesia meliputi kekayaan alam, laut, tradisi lokal, adat istiadat, dan sebagainya. Beberapa kekayaan tersebut juga dikenal dan menjadi warisan dunia seperti wayang dan batik.

Batik sendiri merupakan sebuah lukisan atau gambar pada kain yang memiliki banyak titik. Kata batik tersebut berasal dari kosa kata ambatik yang artinya adalag sebuah kain yang memiliki banyak titik. Berdasarkan laman data yang dilansir dari laman resmi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud, kaya batik juga berasal dari bahasa Jawa yaitu tritik. Dalam sejarah bangsa Indonesia batik sudah mulai berkembang sejak zaman nenek moyang tepatnya pada abad ke-17. Pada saat itu motif batik didominasi oleh lukisan binatang dan tanaman, namun kemudian seiring dengan perkembangan zaman motif tersebut berubah menjadi lebih moderen dan kekinian.

Perkembangan batik di Indomesia sangat erat kaitannya dengan kerajaan Majapahit dan penyebaranya meluas ketika zaman kesultanan Mataram hingga pada massa Kasunanan Surakarta dan Yogyakarta. Semenjak saat itu batik terus mengalami perkembangan hingga sekarang ini. Hingga pada tanggal 9 Januari 2009 silam batik ditetapkan menjadi warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbenda oleh UNESCO. Dan pencatatan resminya bertempat di Abu Dhabi pada tanggal 2 Oktober 2009 lalu. Sehingga oleh hal tersebut pula setiap tanggal 2 Oktober akan diperingati sebagai hari Batik Nasional oleh bapak Presiden RI ke-6 yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ditetapkannya hari Batik Nasional oleh presiden bertujuan agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya mencintai, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya negara sendiri. Batik bukan hanya sekedar pakaian biasa melainkan wujud nyata dari persatuan keanegaraman budaya indonesia yang dikemas dalam setip motifnya.

Melestarikan, memakai, dan mencintai batik merupakan salah satu wujud nyata kita sebagai warga negara Indonesia atas sikap cinta tanah air. Hal tersebut dapat dimulai dengan memakai batik dalam kegiatan sehari-hari atau saat menghadiri acara formal. Bahkan umtuk sekarang ini batik dapat pula dikenakan dalam kegiatan non formal berkat inovasi para deainer bangsa. Bangga memiliki dan memakai batik merupakan cara kita untuk memberikan apresiasi nyata terhadap budaya lokal yaitu batik. Selain itu, batik menjadi identitas bangsa Indonesia yang bisa menjadi ciri khas dan patut untuk dipertahankan. Selain usaha tadi kita juga perlu mengenalkan batik ke kancah internasional dengan berbagai cara sesuai dengan keahlian dibidang masing-masing. Hal yang paling penting dalam melestarikan batik sebagai warisan budaya adalah rasa memiliki yang wajib kita tanamkan dalam diri, karena dengan rasa memiliki inilah kita akan menghargai dan mempertahankan bahkan berani memperjuangkan batik sebagai salah satu identitas bangsa Indonesia.

Tempati Posisi Ke Empat Putri Ariani Harumkan Nama Indonesia di AGT 2023

Oleh : Intan Anggreaeni safitri

Perjuangan Putri Ariani di Amerikan Got Tallent telah usai dengan memperoleh juara ke empat yang diumumkan pada kamis 28 September 2023. Raut kekecewaan dari sang diva tidak dapat disembunyikan lantaran perjuangnnya terhenti di peringkat ke empat saja. Meskipun demikian penampilan Putri Ariani tersebut juga merupakan capaian tertinggi dari peserta asal Indonesia setelah sebelumnya Sacred Riana tersingkir di perempat final pada tahun 2018 lalu.

Putri Ariani sendiri sudah berkecimpung di industri musik sejak sembilan tahun yang lalu tepatnya ketika usianya baru menginjak delapan tahun. Perjalanan kariernya dimulai ketika ia mengikuti ajang pencarian bakat Indonesia’s Got Talent pada 2014 lalu dan menghantarkannya menjadi juara satu ajang perlombaan tersebut. Di tengah keterbatasannya tersebut Purti Ariani selalu berusaha dan terus belatih hingga beberapa kali menjuarai ajang perlombaan. Bahkan sang diva tersebut juga pernah menjadi bagian pengisi acara pada pembukaan Asian Para Games 2018 bersama dengan artis tanah air seperti Vidi Aldiano, Maudy Ayunda, Lesty Kejora, dan yang lainnya.

Namanya mulai merangkak naik seiring dengan prestasi yang ia torehkan di dunia permusikan Indonesia. Hingga pada tahun 2020 lalu Putri Ariani berhasil merilis album sendiri termasuk lagu “loneliness” di dalamnya. Dan lagu tersebut pula yang mengawali kariernya di America’s Got Talent 2023. Berkat suaranya yang merdu pada audisi tersebut Putri Ariani berhasil melaju ke babak live show semifinal America’s Got Talent setelah Simon Cowell menekan golden buzzer untuknya.

Sebelum penampilannya di live semifinal AGT 2023 Putri Ariani juga sempat kembali ke tanah air. Kepulanganya tersebut menuai banyak pujian dari masyarakat Indonesia dan karena hal tersebut pula Putri berkesempatan untuk menghibur Presiden RI dan warga negara Indonesia pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-78 di Istana Negara.

Meskipun berada diurutan ke empat Putri Ariani telah berhasil membawa nama Indonesia ke ajang pencarian bakat bergengsi di dunia. Walaupun raut kekecewaan tampak terlihat jelas namun menurut Simon  Cowell salah satu juri di ajang pencarian bakat tersebut mengatakan performancenya sudah sangat luar biasa dan kekalahannya pada ajang pencarian bakat ini tidak akan menghilangkan kenyataanya bahwa dia adalah sosok yang sangat menginpirasi dan luar biasa. Tindakan dan sikap yang ditunjukan oleh Putri Ariani tersebut merupakan implementasi dari sikap cinta tanah air. Putri Ariani memperjuangkan dan mengharumkan nama bangsa lewat lantunan suara indahnya. Perilaku tersebut dapat menjadi contoh bagi kita semua agar tetap berusaha untuk menggapai cita-cita dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang kita miliki. Karena sesungguhnya manusia adalah mahkluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna.

Kredit Emisi Karbon Solusi Indonesia Atasi Krisis Iklim?

Oleh Intan Anggreaeni Safitri

Bumi yang kita tempati saat ini setiap harinya selalu berevolusi dan berkembang searah dengan kemajuan peradaban manusia. Semua orang mungkin tahu juga bahwa bumi setiap harinya selalu bertambah usianya menjadi lebih tua namun tidak ada yang tahu persis berapa umur bumi kita saat ini tetapi menurut para ilmuan bumi kita berusia sekitar 4,54 miliar tahun. Dengan usia yang terbilang tersebut bukan tidak mungkin bumi akan menghadapi masalah masalah baru nantinya contohnya saja adalah krisis iklim.

Krisis iklim merupakan ancaman serius dan sudah menjadi permasalahan global. Perubahan iklim yang terjadi dalam kurun waktu terntu dan sangat drastis membuat bumi mengalami global warming dimana biasnaya hal tersebut terjadi karena efek gas rumah kaca yang terjebak di lapisan statosfer bumi. Dunia perindustrian seringkali dianggap menjadi sumber nomor satu penyumbang karbon terbanyak termasuk di Indonesia. Bahkan berdasarkan data yang dihimpun dari laman katadata.co.id yang sebelumnya mengutip data dari Enegy Institute Indonesia berada diurutan ke-6 dunia sebagai negara yang penyumbang emisi karbon terbanyak di dunia yaitu sebesar 691,97 juta ton karbon dioksida. Sedangkan Tiongkok berada diurutan pertama dengan jumlah emisi yang dihasilkan yaitu sebesar 10,55 miliay ton karbon dioksida. Jumlah tersebut tentunya akan selalu mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan dunia perindustrian.

Waktu terus berjalan dan krisis iklam akan terus menjadi momok yang menakutkan bagi kita semua, oleh karena itu diperlukan adanya solusi untuk mengatasi hal tersebut. Baru baru ini pemerintah Indonesia mencanangkan adanya sistem kredit karbon bagi para perusahaan tentunya tujuannya adalah untuk menekan jumlah karbon yang diproduksi sehingga dapat membantu mengurangi dampak krisis iklim tersebut.

Kredit karbon adalah suatu sistem yang sebelumnya sudah diterapkan oleh negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika dimana sederhananya setiap perusahaan diberikan ‘hak’ untuk mengeluarkan emisi karbon sesuai dengan batas yang telah ditentukan dan apabila batas tersebut telah mencapai jumlah maksimal maka perusahaan harus meminjam ‘hak’ emisi dari perusahaan lain dengan melakukan pembayaran sesuai dengan pertaturan yang ada. Satu kredit karbon setara dengan penurunan emisi satu ton karbon dioksida. Adanya kebijakan ini disinyalir dapat menurunkan emisi karbon pada tahun tahun yang mendatang dan diharapkan pula dapat mengurangi efek krisis iklim.

Secara alami memang tumbuhan hijau dapat menyerap karbon yang ada melalui proses fotosintesis namun laju pertumbuhan tersebut jauh lebih lambat jika dibandingan dengan arus pertumbuhan dunia industri. Belum lagi lahan hutan yang ada terus mengalami penyempitan karena pembangunan. Tentunya kredit emisi karbon ini dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi krisis iklim yang sedang kita hadapi sekarang ini. Berdasarkan data dari Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Indonesia memilki hutan tropis selebar 125,9 juta ha yang disinyalir dapat menyerap emisi karbon sebanyak 25,18 miliar ton. Sedanglan luas hutan mangrove sendiri yaitu mecapai 3,31 juta ha dan mampu menyerap sekitar 33 miliar karbon. Jumlah tersebut belum termasuk laham gambut seluas 7,5 ha yang dapat menyerap kitar 55 miliar ton karbon.

Dari data di atas jumlah maksimal yang dapat diserap oleh hutan di Indonesia sekitar 113,18 gigaton. Jika pemerintah Indonesia dapat menjual kredit karbon sebesar 5 USD maka pendapatan Indonesai dapat mencapai Rp.8000 triliun. Solusi kredit tersebut diharapkan dapat memiliki dampak yang signifikan dalam upaya penurunan emisi karbon di dunia. Dan upaya ini merupakan salah satu wujud dari pilar perdamaian dunia yang berusaha untuk mengatasi permasalahan krisis iklim tersebut secara bersama sama sehingga bumi kita bisa menjadi lebih sehat dan terbebas dari asap polusi. Selain itu mencintai bumi juga berarti mencintai lingkungan dan negara kita Indonesia. Menyehatkan lingkungan juga salah satu upaya untuk menyehatkan diri kita sendiri.

Memetik Pelajaran dari Konflik Pulau Rempang

Oleh: Intan Anggreaeni S

Pembangunan Rempang Eco City baru baru ini memicu pro dan kontra dimasyarakat. Pulau Rempang sendiri sempat menjadi sorotan baru-baru ini karena konflik antar masyarakat dan aparat gabungan pada 7 September lalu. Konflik tersebt dipicu lantaran adanya proyek Strategis Nasional atau PSN yang rencananya akan mulai digarap pada akhir September ini. Proyek Rempang Eco City sendiri digadang gadang dapat menarik investasi hingga Rp. 382 Triliun pada tahun 2080 nanti dan membutukan sekitar 306.000 tenaga kerja. Pembangunan tersebut juga telah disetujui dan disahkan oleh pemerintah sesuai dengan Peraturan Mentri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2023.

Pendirian Rempang Eco City sendiri nantinya akan digunakan untuk keperluan industri, pariwisata, perdagangan, dan sebagainya. Namun akibat dari adanya proyek tersebut sebanyak 17.500 warga dipulau tersebut harus dipidahkan dan 16 perkampungan adat yang ada di pulau tersebut juga akan terganggu eksistensinya. Karena dianggap berpotensi merusak sejarah peradaban masyarakat setempat sehingga pembangunan proyek tersebut menuai penolakan dari warga Pulau Rempang sendiri.  Seperti pada tragedi 7 sepbtember lalu dimana masyarakat setempat menjalankan aksi demontrasi untuk menolak pembangunan proyek ini dan konflik tersebut berlanjut hingga 11 September.

Menimbang dengan adanya konflik tersebut Bahlil Lahadia, selaku Mentri Investasi menegaskan bahwa tidak akan ada pengosongan lahan pada 28 September nanti dan pemerintah sepakat untuk mengganti rugi lahan masyarakat yang terdampak tanpa adanya unsur paksaan. Suardi selaku Juru bicara masyarakat setempat mengatakan bahwa pada intinya masyarakat Rempang tidak pernah menolak adanya investasi, namun jika hal tersebut berdampak pada kampung- kampung sejarah maka hal ini tidak bisa diterima.

Terkait persoalan ini Presiden Joko Widodo juga telah melakukan rapat terbatas dengan mentri mentri yang bersangkutan dan menghimbau agar dapat menyelesaikan masalah secara baik-baik dan kekeluargaan. Total lahan Pulau Rempang sendiri mencapai 17.600 ha dan yang akan diolah hanya sekitar 8.000 ha saja karena sisanya merupakan hutan lindung. Pembangunan ini nantinya akan difokuskan pada ekosistem pabrik kaca dan solar panel yang memakan lahan sekitar 2.300 hektare.

Tindakan yang ditempuh oleh pemerintah Indonesia dalam menyikapi konflik tersebut merupakan salah satu perwujudan nilai perdamaian. Harapannya dengan musyawarah tersebut dapat menghasilkan jalan tengah terbaik bagi pemerintah maupun masyarakat setempat. Dalam ajaran agama manapun nilai perdamaian merupakan nilai utama yang menjadi pilar dari sebuah kerukunan dan menjadi tujuan utama adanaya ajaran tersebut. Kita sebagai manusia yang beragama dan menjadi warga negara Indonesia di bawah panji hukum perlu memperhatikan nilai perdamaian di dalam kehidupan sehari-hari, kita perlu menghindari apapun yang  mampu memantik perpecahan untuk hidup yang damai. Dengan adanya peristiwa ini kita juga belajar agar jangan mudah percaya terhadap suatu pemberitaan karena seringkali informasi yang telah beredar ditunggangi oleh kepentingan oknum tertentu.

Menegakkan Kerukunan Umat, Semangat Utama Munas PBNU 2023

penulis : Tim Hijratunaa

Pengurus Besar Nahdatul Ulama atau kerap disapa PBNU menggelar Musyawarah Nasional tahun ini pada 18-20 September 2023. Dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo acara tersebut berlokasi di Pondok Pesantren Al- Hamid, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Continue reading “Menegakkan Kerukunan Umat, Semangat Utama Munas PBNU 2023”

Batasi Penggunaan Ecommers Sebagai Usaha Mengikis Kesenjangan

penulis : tim hijratunaa

Hadirnya media sosial memang sangat mempermudah beragam aktivitas manusia, mulai dari ranah komunikasi hingga ekonomi. Tiktok saat ini menjadi trend center media sosial yang digandrungi oleh masyarakat dari anak kecil, remaja, dewasa, hingga orang tua. Mereka menggunakan aplikasi tersebut biasanya untuk sekedar mencari berita atau isu yang sedang hangat namun mereka juga menggunakannya sebagai media rekreasi. Continue reading “Batasi Penggunaan Ecommers Sebagai Usaha Mengikis Kesenjangan”