Mengulik Makna di Balik Fenomena Maraknya Emoji Semangka dan Palestina

Oleh: Intan Anggreaeni Safitri

Bagi pengguna media sosial pasti sudah tidak asing lagi dengan emoji buah semangka yang booming akhir akhir ini. Emoji buah ini digunakan untuk menunjukan kepedulian kita dengan Palestina. Pejabat, artis, tokoh publik, influencer, hingga masyarakat umum juga turut meramaikannya dengan mengunggah emoji ini pada akun media sosial pribadinya. Aksi pembelaan terhadap Palestina tersebut tentunya mengundang banyak atensi dan perhatian masyarakat. Ini semua bukan hanya persoalan agama melainkan tentang kemanusiaan.

Pemilihan emoji semangka sebagai bentuk pembelaan terhadap Palestina juga memiliki filosofi tersendiri. Semangka merupakan komoditas pertanian yang cukup besar di Palestina, bahkan simbol semangka ini sudah pernah digunakan sejak setelah perang enam hari pada 1967 silam tepatnya ketika Israel bertempur dengan negara tetangga termasuk mesir, surriah, dan Yordania. Pada saat itu Israel melarang pengibaran bendera Palestina guna menutupi nasionalisme dari Palestina dan Arab.

Oleh karena itu untuk mensiasati larangan tersebut rakyat Palestina mulai menggunakan semangka yang kemudian mereka potong menjadi segitiga sebagai simbol nasionalis mereka. Buahnya yang memiliki mengandung warna hijau, merah, putih, dan hitam juga sama dengan warna bendera mereka sehingga buah semangka menjadi pilihan mereka untuk tetap menegakkan nasionalitas dari bangsa mereka.

Namun pada tahun 1993 larangan tersebut dicabut sebagai bagian dari Perjanjian Oslo yang merupakan perjannian formal pertama yang dibuat guna menyelesaikan konflik antar kedua negara tersebut. kemudian pada tahun 2007 seorang seniman asal Palestina yakni Khaled Hourani memperkenalkan semangka sebagai kontribusi pada buku Atlas Subjektif Palestina. Tindakannya tersebut mematik para seniaman lain untuk menciptakan karya seni yang serupa dengan menggunakan simbol semangka sebagai sarana untuk mengekspresikan solidaritas terhadap Palestina.

Atas aksinya tersebut pada tahun 2022 memberikan penghargaan kepada proyek seni yang bertajuk Watermelon Book  yang berisikan karya karya dari para semiman, penulis, dan pemikir dari Palestina. Dan hingga kini di era memanasnya konflik antara Israel dan Palestina emoji ini kembali naik kepermukaan dan banyak digunakan sebagai simbol yang pro akan Palestina. Saking banyanya sekarang di instagram terdapat ratusan ribu postingan yang bertagar semangka dan free Palestine.

Kenalkan Budaya Lokal: Ratusan Warga Mengikuti Karnaval Budaya Sangiran

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratunaa, Pekalongan- Karnaval Sangiran, Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah diikuti oleh ratusan warga setempat. Karnaval ini mengusung tema kearifan lokal dan dan potensi desa. Irini Dewi Wanti, selaku Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Ditjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan bahwa 15 dadi 25 di kawasan Sangiran telah mengikuti karnaval tersebut. Pihaknya telah mendata dan melakukan pendampingan pada desa-desa yang ada, akan tetapi hanya 15 desa saja yang dapat ikut dalam karnaval budaya.

Karnaval budaya tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Dimulai pukul 13.00 WIB dan finish pada pukul 16.00 WIB, dengan rute sejauh 3km. Rute tersebut dimulai dari kantor Kecamatan Kalijambe, menuju Terminal Sangiran, Kalijambe. Setiap desa menampilkan kesenian dan kostum tradisional yang unik, sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat setempat yang menonton. Selain kostum, para peserta juga menampilkan atraksi yang luar biasa. Seperti adanya replika tikus purba dengan ukuran jumbo, gajah dan buaya besar. Juga tak ketinggalan peserta yang membawakan kesenian rodat dengan iringan tabuhan unik menggunakan jedor, lengkap dengan para anggota yang memamerkan atraksi semburan api dan sabetan cemeti.

Irini Dewi Wanti juga mengatakan bahwa karnaval budaya dan Sangiran Night Trail 2023 merupakan bentuk usaha mendukung keberadaan Museum dan Cagar Budaya (MCB) Sangiran agar terkenal baik di kalangan nasional maupun internasional. Harapan tersebut harus diimbangi dengan usaha berbagai pihak seperti masyarakat dan pemerintah. Beliau juga menyebutkan bahwa, “Adanya kegiatan ini sebagai bentuk menunjukkan kreativitas, benda seni, suvenir baik dari bahan bambu atau jerami dan lain sebagainya yang itu semua merupakan bagian dari budaya. Hak tersebut memberikan manfaat ke depan, sehingga pihak kami berusaha memotivasi untuk membuat trobidan ide gagasan yang bisa diwujudkan,” ujarnya pada Sabtu (4/11/2023).

Belajar dalam Bersikap : Akhlak kepada Guru

Oleh : Khanifah Auliana

Sekolah atau tempat menuntut ilmu menjadi hal yang penting bagi anak-anak yang akan belajar tentang pengetahuan baru. Di sekolah pastinya anak-anak akan dibimbing oleh seorang yang berpengalaman di bidangnya yang biasa disebut guru. Seorang guru atau orang yang mengajari pengetahuan dari cara menulis, membaca hingga bisa belajar banyak hal. Tak heran peran guru dari dulu sampai saat ini sangatlah penting di dunia pendidikan. Guru menjadi harapan besar bangsa untuk memajukan generasinya agar menjadi generasi yang maju dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni.

Peran guru yang begitu besar sangatlah tidak mudah dan ada rintangan dalam mengajari setiap muridnya. Oleh karena itu, dengan perlu kesabaran dan ketulusan hati agar anak-anak yang belajar bisa memahami pembelajaran dengan baik. Guru menjadi sosok penting yang takkan terlupakan karena jasa-jasanya. Namun, tampaknya zaman yang semakin maju membuat perubahan yang cukup signifikan di bidang pendidikan.

Jika dulu saat sekolah, guru sangat di hormati dan semua anak-anak akan patuh terutama saat jam pembelajaran tiba. Akan tetapi, mirisnya sekarang guru seolah serba salah dengan posisinya. Sebab generasi ini tampaknya begitu sangat berbeda hingga punya cara khuhus dalam mengajar. Dulu guru bebas memberi hukuman apa saja ke murid yang melakukan kesalahan bahkan sampai di pukul agar jera dan murid tersebut tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Bedanya sekarang ini guru tidak bisa lagi memberi hukuman sesuai keinginannya karena bisa memunculkan konflik baru. Para orangtua sekarang nampaknya lebih protektif dan mempermasalahkan hal-hal yang sebelumnya sudah pernah terjadi di dunia pendidikan. Jelas hal itu dikarenakan para orangtua tidak setuju adanya sistem hukuman padahal dengan sanksi atau hukuman bisa membentuk karakter seorang anak dalam bertanggung jawab. Memang era ini sudah memasuki dunia baru yang penuh perbedaan, jangankan hukuman berat sekedar memarahi saja seorang guru bisa langsung di laporkan ke hukum atas tindak kekerasan. Sungguh hal tersebut mengingatkan kembali akan pentingnya sosok guru dan memuliakannya sebagaimana di terangkan pula dalam sebuah hadis dianjurkan memuliakan seorang guru.

وقال النبي صلى الله عليه وسلم: من أكرم عالما فقد أكرمني، ومن أكرمني فقد أكرم الله، ومن أكرم الله فمأواه الجنة

Artinya: Barang siapa memuliakan orang alim (guru) maka ia memuliakan aku. Dan barang siapa memuliakan aku maka ia memuliakan Allah. Dan barang siapa memuliakan Allah maka tempat kembalinya adalah surga (Kitab Lubabul Hadits).

Dalam hadis tersebut jelas Allah SWT memerintahkan kita semua untuk memuliakan guru yang sama dengan memuliakan Allah. Dengan ilmu pengetahuan yang diberikan oleh guru akan bermanfaat jika mempelajarinya dan suatu saat akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir meskipun seorang guru itu meninggal dunia. Dari sini juga diajarkan bersikap dengan akhlak kepada guru dan selalu menghormati perannya. Pesan untuk orangtua juga untuk memahami posisi guru, jika ada kesalahan terkait anaknya maka bicarakan baik-baik. Jangan gegabah dalam mengambil keputusan, karena guru juga anak-anak kalian bisa membaca serta menulis. Orangtua dan guru harus saling membantu dan berkerjasama dengan baik agar bisa menciptakan lingkungan positif bagi anak-anak dalam proses belajar.

Meneladani Sikap Patriotisme Pahlawan Nasional: Pangeran Diponegoro.

Oleh Shofi Nur Hidayah

Tidak hanya berasal dari kalangan prajurit dan tokoh politik saja, pahlawan nasional Indonesia banyak yang berasal dari lulusan pondok pesantren. Karena pondok pesantren sendiri memiliki sejarah yang panjang dalam proses kemerdekaan Indonesia. Salah satu pahlawan yang merupakan santri lulusan pondok pesantren adalah Pangeran Diponegoro. Beliau ditetapkan sebagai pahlawan nasional berdasarkan Keppres No 8/TK/1973, gelar tersebut diberikan untuk menghormati dan mengapresiasi perjuangan Pangeran Diponegoro semasa Perang Jawa atau Perang Diponegoro sebagai bentuk usaha mempertahankan tanah air dari kolonial Belanda. Pangeran Diponegoro juga dikenal dengan sebutan kesatria Piningit atau kesatria tersembunyi.

Pangeran Diponegoro sendiri lahir di Yogyakarta tepatnya pada hari Jum’at, 11 November 1785 dari seorang ibu yang merupakan selir bernama R.A Mangkarawati dan ayahnya bernama Gusti Raden Mas Surojo, yang kemudian naik tahta dan bergelar Hamengkubuwono III. Saat lahir Pangeran Diponegoro diberi nama Raden Mas Mustahar yang akhirnya diberi gelar pangeran dengan nama Pangeran Diponegoro pada 1812 ketika sang ayah naik tahta. Masa kecil Pangeran Diponegoro diasuh oleh nenek buyutnya, yakni GKR Ageng Tegalreja yang merupakan putri dari salah satu ulama terkenal yakni Ki Ageng Deproyudo.

Menurut sejarawan Peter Carey dalam bukunya yang berjudul Takdir: Riwayat Pangeran Diponegoro 1785-1855 menyebutkan bahwa Pangeran Diponegoro pernah belajar di Pondok Pesantren Gebang Tinanar, Ponorogo dan diasuh langsung oleh Kiai Hasan Besari. Sepanjang hidupnya, Pangeran Diponegoro dikenal sebagai pribadi yang cerdas, gemar membaca, dan ahli dalam bidang hukum Islam. Beliau juga lebib tertarik pada masalah-masalah keagamaan ketimbang masalah politik keraton, dan lebih senang membaur langsung dnegan rakyat.

Beliau bukanlah seseorang yang gila jabatan, hal ini dibuktikan dengan penolakannya ketika hendak diangkat sebagai raja menggantikan ayahnya dikarenakan menyadari bahwa dia lahir bukan dari seorang ibu permaisuri. Dari sejarah panjang kehidupannya, ada sikap-sikap yang patut untuk diteladani generasi muda dari sang pangeran. Sikap tersebut adalah patriotisme, yakni sifat rela dan berani berkorban atas segala yang dimiliki termasuk nyawa demi tanah airnya. Dalam konteks ini, Pangeran Diponegoro semasa hidupnya berani dan tegas berjuang membebaskan rakyat dari kesewenang-wenangan Belanda. Kedua ada sifat cinta tanah air, dimana pernah suatu ketika Pangeran Diponegoro marah besar terhadap Belanda karena tidak menghargai adat istiadat setempat. Setidaknya dari sekian banyak sifat dan sikap positif beliau, kita mampu mencontoh dua sifat tersebut agar menjadi pribadi yang berguna bagi nusa dan bangsa.

T. Raja Kumar Umumkan Indonesia Jadi Anggota Resmi FATF ke-40

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratuna, Pekalongan- Presiden Satuan Tugas Aksi Keuangan atau Financial Action Task Force (FATF) T. Raja Kumar menyampaikan bahwa Indonesia resmi menjadi anggota penuh ke-40. Hal ini disampaikan pada penutupan Plenary Meeting FATF hari Jum’at, 27 Oktober 2023 di Paris, Perancis.  Status keanggotaan ini diperoleh setelah melalui serangkaian pengujian, baik penilaian on-site visit mutual evaluation review (MER) oleh tim FATF pada bulan Juli hingga Agustus 2020. Maupun review yang telah dilakukan pada Plenary Meeting FATF pada bulan Juni 2023.

FATF sendiri merupakan sebuah organisasi internasional yang berfokus pada upaya pemberantasan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal yang berbasis global. Sri Mulyani Indrawati, selaku Menteri Keuangan menyatakan bahwa “Keanggotaan Indonesia di dalam FATF akan membawa dampak positif bagi kredibilitas perekenomian negara. Yakni meningkatkan persepsi positif terhadap sistem keuangan Indonesia melalui investasi baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya dalam sebuah keterangan tertulis, Kamis (2/11/2023).

Sebelumnya, Indonesia hanya berstatus sebagai observer yang berupaya menjadi anggota penuh. Upaya tersebut telah dilakukan sejak tahun 2017 mulai dari menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia, persetujuan proses keanggotaan Indonesia oleh FATF, pelaksanaan High Level Visit antara Presiden  FATF dengan pemerintahan Indonesia diwakili oleh pimpinan Kementrian atau lembaga terkait. Hingga penetapan status observer Indonesia dalam FATF Plenary pada 29 Juni 2018 lalu. Proses keanggotaan Indonesia dalam FATF terus berlanjut melalui keberhasilan yang dicapai dalam Mutual Evaluation Review (MER) Indonesia oleh FATF selama tahun 2019 hingga 2020.

Sri Mulyani juga mengatakan bahwa capaian Indonesia sebagai anggota FATF merupakan awal baik bagi Indonesia untuk terus meningkatkan framework APUPPT PPSPM. Dilansir dari laman CNN Indonesia, Sri Mulyani menambah keterangannya bahwa, “Keberhasilan Indonesia sebagai anggota FATF tidak terlepas dari kepemimpinan Presiden selaku Kepala Negara yang sangat concern terhadap isu FATF, Menko Polhukam selaku Ketua Komite TPPU, Kepala PPATK selaku Sekertaris Komite TPPU, Kementrian Keuangan serta para pemimpin Kementrian Lembaga terkait yang menjadi faktor penting menuju keberhasilan Indonesia menjadi anggota penuh ke-40 FATF,” tuturnya.

KHUTBAH JUMAT : Mengingat Kematian Bentuk Mendekatkan Diri Kepada Allah

Oleh : Khanifah Auliana

الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Segala puji Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan hidayahnya kepada kita semua, dan tak lupa sholawat serta salam kita sanjungkan kepada Rasulullah SAW, semoga kelak kita mendapatkan syafaatnya di yaumul akhir.

Hadirin semuanya pertama-tama kita tak lupa untuk selalu mengingat kepada pencipta alam semesta yaitu Allah SWT yang selalu memberikan nikmat dan keberkahan. Tak lupa untuk mematuhi segala perintah dan menjauhi larangannya. Allah SWT begitu luas baiknya anugerah kepada semua makhluk dengan penuh kelembutan, dengan penuh kasih sayang yang tak ada batasnya. Hadirin yang berbahagia, kehidupan di dunia ini tak kekal dan kita semua akan meninggalkan dunia ini.

 Semua makhluk di muka bumi ini tidak akan terhindar dari yang namanya kematian termasuk manusia. Kematian juga tak memandang umur karena maut sudah diatur oleh Allah bahkan sebelum kita lahir ke dunia. Bisa saja kalau umurnya hanya sampai beberapa detik ketika lahir ke dunia, ada yang masih muda sudah meninggal dan umur berapa pun akan mengalami kematian hanya menunggu giliran dari Allah. Oleh karena itu, perbanyak amal ibadah agar bekal di akhirat cukup dan berharap kita semua bagian dari penghuni surga, Masya Allah.

Salah satu bentuk mendekatkan diri kepada Allah dengan mengingat kematian. Kalau kita mengingat kematian secara otomatis perasaan kita untuk taat melaksanakan ibadah sangat kuat. Dengan begitu mengurangi pengaruh-pengaruh buruk lain seperti maksiat. Mengingat kematian yang tidak pandang bulu jadi harus di persiapkan mulai dari sekarang ini dan meningkatkan ketakwaan.

وَقَالَ عَلَيْهِ السَّلَامُ: {إذَا مَاتَ ابْنَ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إلاّ مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يَنْتَفِعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ} يَدْعُوْ لَه

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: “Jika manusia itu meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga hal, shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak yang saleh yang mendoakannya,” (HR Al-Bukhari, Muslim, Abu Daud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i).

Dari hadis tersebut dapat kita pahami ketika meninggal nanti tidak ada yang dibawa kecuali 3 hal yaitu amal jariyah, ilmu yang bermanfaat dan doanya anak Sholeh. Artinya ketika meninggal nanti semuanya terputus yang tidak akan terputus salah satunya amal jariyah. Dengan kita shodaqoh ke masjid atau orang yang membutuhkan amalannya akan terus mengalir walaupun sudah meninggal. 2 amalan lainnya yaitu ilmu yang bermanfaat, ketika kita mengajarkan sesuatu yang baik kepada orang lain dan orang tersebut menggunakan ilmu yang diajarkan dan seterusnya maka hal itu juga bisa menjadi amalan yang tidak akan terputus. Selain itu doa anak Sholeh/Sholehah akan membantu kedua orangtuanya nanti ketika di akhirat, maka ajarkan anak-anak belajar agama dan hal-hal yang baik.

Pengaruh Fatherless bagi Pertumbuhan Anak di Lingkungan Keluarga

Oleh : Khanifah Auliana

Kelurga menjadi tempat yang paling dibutuhkan ketika semua anggotanya berupa Ayah, Ibu dan anak saling melengkapi satu sama lain. Anggota keluarga juga berperan penting untuk selalu bekerjasama dalam hal apapun entah itu di rumah atau hal-hal kedepan yang sudah di rencanakan. Semua anggota keluarga punya peran yang penting dari sisi masing-masing, terutama peran dari pemimpin keluarga atau kepala keluarga yaitu ayah. Bukan hanya sosok ibu yang memiliki pengaruh besar di keluarga namun sosok Ayah sama halnya seperti ibu.

 Keduanya penting untuk membina rumah tangga bersama anak-anak yang bertumbuh kembang seiring berjalannya waktu. Namun kadangkala tak semua anak memiliki kesempatan untuk memiliki keluarga yang lengkap. Ada keluarga yang hanya memiliki ibu dan anak saja yang tinggal bersama atau sebaliknya. Anak-anak yang belum memiliki kesempatan memiliki keluarga lengkap biasanya memiliki dampak pada kehidupannya.

Salah satu fenomena yang jarang kita dengar saat ini terkait anak-anak yang tumbuh besar tanpa peran ayah yaitu Fatherless. Kata Fatherless mungkin masih asing di telinga sebagian orang dan belum tahu mengenai fenomena tersebut. Namun jika ditelisik dari kata Father jika diterjemahkan adalah ayah sedangkan less bisa diartikan ketidakhadiran atau kurang. Fatherless bisa dimaknai sebagai ketidakhadiran sosok ayah dalam kehidupan seorang anak bisa dari ia baru lahir bahkan sampai ia sudah beranjak dewasa. Ketiadaan atau ketidakhadiran soso ayah memiliki pengaruh yang bisa membuat seorang anak akan berfikir beda terhadap lingkungan sekitarnya.

Pengaruh Fatherless bisa membuat anak akan berjuang dan belajar memahami kehidupan mandiri sejak dini. Namun ada sisi lain yang tidak terisi, jika anak-anak lain akan di dukung dan kasih sayang penuh oleh ayahnya. Seorang anak Fatherless tidak bisa merasakan itu sehingga mungkin hal tersebut akan berpengaruh dari cara pandangnya tapi bisa juga tidak tergantung jika anak tersebut memang dalam ruang lingkup keluarga yang saling menyayangi meski tanpa sosok ayah. Oleh karena itu, Fatherless sebenarnya bisa berpengaruh baik dan tidak, disini peran keluarga harus saling melengkapi entah itu ibu, saudara dan anggota lainnya.

Lingkungan positif juga bisa jadi point’ penting bagi anak-anak yang kehilangan sosok ayah, peran lingkungan yang mendukung dan tanpa memojokkan. Jangan anggap remeh hal ini, sebab tidak semua anak menginginkan kondisi Fatherless. Meski tumbuh tanpa peran ayah, anak-anak tersebut masih punya hak untuk meraih mimpi mereka. Dukung dan berikan semangat, kalau Fatherless tidak memberikan pengaruh yang buruk atau penghalang untuk meraih masa depan kelak.

Sedekah Bumi: Budaya Lokal yang Masih Lestari

Oleh: Intan Anggreaeni Safitri

Berbicara mengenai budaya lokal yang ada di Indonesia tidak akan ada habisnya. Jutaan kebudayaan tumbuh berdampingan dengan masyarakat Indonesia, pluralitas ini lah yang  membedakan Indonesia dengan negara lain. Kerukunan antar masyarakatnya juga patut untuk diajungi jempol. Masyarakat Indonesia memliki berbagai macam budaya yang menarik di daerahnya mulai dari tarian, rumah adat, lagu daerah, dan semacamnya.

Salah satu dari sekian banyak tradisi budaya yang masih berjalan dan masih banyak ditemui hingga kini yaitu sedekah bumi. Sedekah bumi merupakan sebuah tradisi dari zaman nenek moyang yang masih terjaga hingga sekarang ini. Rangkaian acara sedekah bumi biasanya setiap tempat memiliki ciri khas tersendiri. Sedekah bumi ini merupakan upacara adat yang melambangkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmatnya.

Biasanya acara ini dilakukan pada awal bulan Muharam atau Syura dengan membawa gunung gunungan hasil bumi sebagai bentuk kuasa atas Tuhan yang telah memberikan rezekinya melalui tanah atau bumi yang mereka pijak. Tidak hanya itu sedekah bumi sekarang ini juga telah mengalami sedikit perubahan, jika pada zaman dahulu masyarakat hanya membawa gunungan hasil sawah atau kebunnya tanpa adanya iring iringan musik atau hiburan. Berbeda dengan sekarang masyarakat tetap akan membawa gunungan sebagai simboliknya namun terdapat pula penampilan peserta seperti tarian atau musik terntu yang mengiringi jalannya upacara adat ini.

Bukan hanya itu dari segi pakaian pun sudah jauh berbeda masyarakat sekarang jauh lebih kreatif dibandingkan dengan yang dulu, mereka akan mengenakan busana adat, pakaian hasil modifikasi pribadi, hingga pakaian yang terbuat dari daur ulang sampah dimana hal ini tidak bisa kita temukan pada upacara adat sedekah bumi orang zaman dahulu.

Melalui tradisi sedekah bumi kita juga dapat belajar mengenai beberapa nilai kehidupan seperti nilai ketuhanan, sosial, hingga moral. Nilai ketuhanan tertuang pada ungkapan rasa syukut kita kepada Tuhan atas nikmat dan rezeki yang diberikan kepada kita. Nilai sosial yaitu kita dapat belajar untuk merangkai kerukunan dengan masyarakat lewat upacara sedekah bumi ini. Dan nilai moral yaitu dapat kita implementasikan pada sikap kita yang berusaha untuk melestrikan budaya ini agar tetap terjaga. Setiap kegiatan akan selalu ada pesan yang termaktub di dalamnya sehingga upayakan agar kita selalu memberikan yang terbaik pada setiap kegiatan yang kita jalani.

Seniman Artwork Sragen Go Internasional: Karyanya Tembus Jadi Poster Film Kelas Box office

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratuna, Pekalongan- Didit Himawan seorang seniman artwork asal Sragen yang karyanya dijadikan poster dua film kelas box office, berjudul Mortal Kombat dan IT Chapter Two. Bermula dari hobinya membuat coretan, Didit mencoba peruntungannya di dunia seni setelah sempat berkomunikasi dengan seorang lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Sejak itu dia mulai menekuni dunia seni artwork sejak tahun 2005/2006 hingga sekarang.

Seniman berusia 39 tahun itu semula tidak memiliki cita-cita di dunia seni karena banyak orang yang mengatakan bahwa masuk dunia seni harus berani susah. Akan tetapi setelah bertemu dengan kenalannya yang menilai karyanya memiliki nilai jual tinggi di internet Didit mulai merasa tertarik. Didit yang saat itu merupakan penyiar radio memanfaatkan fasilitas di ruang siarannya untuk mencari pelanggan dari luar negeri.

Didit menjelaskan bahwa ia semakin tertarik sejak tahu nilai jual seni bisa dibayar dolar, “Kalau bisa laku segitu, nilainya lebih besar daripada gaji pokok saya di radio. Desain teman saya pernah laku sampai 3.000 US Dollar dan bisa membeli motor tua, laptop, dan kamera. Karena itu saya merasa termotivasi, tapi karena tidak punya genre spesifik saya lebih menitikberatkan pada artwork ilustrasi,” tuturnya dilansir dari laman Solopos.

Didit baru menjadi seniman profesional sejak tahun 2007-2008, dan sukses mendapatkan predikat top level di website yang biasa menjual desain kelas dunia hanya dalam waktu tiga bulan. Didit juga sempat ditawari menjadi admin website penjualan artwork dunia, tapi ditolak. Hingga akhirnya Didit menemukan talenthouse untuk ikut berkompetisi dam desain artwork profesional.

Pria asli Sragen itu memiliki cita-cita membawa nama baik Indonesia dan juga Sragen ke kancah internasional. Sebelumnya desain artworknya untuk film IT Chapter Two juga menang pada tahun 2019 dan berhasil mendapatkan Hadian sebesar 1.500 US Dollar. Didit mengatakan bahwa, “Dua desain itu (artwork untuk film IT Chapter Two dan Mortal Kombat) menjadi portofolio saya. Saya dianggap telah expert di bidangnya, padahal memenangkan desain IT Chapter Two saat itu sempat kontroversial. Tetapi syukur lah bisa menjadi pemenang,” ujarnya, Rabu (1/11/2023).

Manfaat Keberadaan Fitoplankton Dalam Konstruksi Kehidupan Wujud Nyata Pemeliharaan Allah SWT

Oleh Shofi Nur Hidayah

Allah SWT telah mengatur dan memelihara semua makhluk ciptaan-Nya yang ada di seluruh penjuru semesta. Semua makhluk, baik yang berukuran besar, sedang, kecil, hingga yang hanya bisa dilihat dengan bantuan mikroskop pun ada dalam pengawasan dan Allah ciptakan dengan fungsi masing-masing. Salah satunya adalah Fitoplankton yang merupakan salah satu biota alami yang dikenal pula sebagai tumbuhan air dengan ukuran yang sangat kecil atau mirko. Fitoplankton hidup dengan cara melayang pada air dan berperan penting dalam ekosistem perairan, bahkan keberadaannya sama penting dengan peran tumbuhan hijau lainnya.

Fitoplankton sendiri bisa ditemukan di lingkungan perairan dan memegang fungsi yang sangat penting, sehingga keberadaannya juga harus dijaga dengan baik. Fitoplankton merupakan organisme yang mirip dengan tumbuhan pada umumnya, dia memiliki klorofil atau zat hijau daun sehingga mampu melakukan fotosintesis sendiri. Fitoplankton memiliki manfaat yang sama pentingnya seperti plankton pada umumnya. Manfaat tersebut diantaranya adalah Fitoplankton menjadi penyedia oksigen, komponen utama dalam rantai makanan di ekosistem perairan, menyerap karbondioksida dari atmosfer, hingga memasok bahan bahan kendaraan.

Adanya manfaat dan keberadaan fitoplankton adalah bukti bahwa Allah SWT telah mengatur jalannya kehidupan makhluk-makhluk di muka bumi sesuai dengan ketetapan-Nya. Hal ini telah dijelaskan dalam surah Al-Qamar ayat 49 yang artinya: “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu sesuai dengan ukuran.” Semuanya telah diatur oleh Allah SWT sedemikian rupa, sehingga tiap-tiap makhluk yang ada di alam semesta tidak akan tercipta sia-sia dan memiliki peran atau manfaatnya sendiri.

Mengenai manfaat atau peran dari setiap makhluk hidup yang ada di alam semesta, semua itu telah diatur melalui firman Allah SWT dalam Surah Al-Imran ayat 191 yang artinya: “(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”

Mengetahui tentang peran semua makhluk hidup dan pemeliharaan Allah SWT atasnya, hendaknya membuat kita semua sadar dan bersyukur atas nikmat yang ada. Selain itu berusaha untuk menjalani hidup sesuai dengan kapasitas masing-masing, dan jangan merasa rendah diri atau pesimis atas kemampuan yang dimiliki. Karena lagi-lagi semuanya telah diatur oleh Allah SWT dengan baik, tinggal bagaimana kita memanfaatkan apa yang ada dalam diri kita untuk terus menjalani hidup sesuai dengan ridho-Nya.