Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN 2024 Dibuka, Simak Jalurnya

Pewarta: Ika Amiliya Nurhidayah, Editor: Ragil

Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2024 akan dibuka pada 22 Januari 2024. Keputusan ini dirilis oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam acara Peluncuran PMB PTKIN di Jakarta, pada Jumat, (19/01).

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar Ali, Dirjen Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani, Ketua Forum Rektor PTKIN Masnun Thahir, Ketua Pelaksana PMB PTKIN Nyayu Khodijah, serta Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Agama.

Dirjen Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani mengungkapkan, PMB PTKIN 2024 mengusung tema Start to be Smart, dengan harapan agar perguruan tinggi mampu bersinergi satu sama lain dalam membentuk calon mahasiswa yang berkualitas.

“Saya minta PTKIN memiliki cara-cara kreatif agar dapat menarik minat para pelajar untuk mendaftar di sini,” ujar Yaqut.

Ketua Pelaksana PMB PTKIN sekaligus Rektor UIN Raden Fatah Palembang Nyayu Khodijah menjelaskan, PMB PTKIN akan dilakukan secara nasional dan dalam bentuk yang lain.

“Proses seleksi secara nasional terdiri dari dua bagian yaitu Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN). Pola seleksi bentuk lain ialah pola seleksi mandiri yang dilakukan oleh masing-masing PTKIN,” jelas Nyayu.

SPAN PTKIN merupakan seleksi masuk berdasarkan prestasi akademik secara non tes dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lainnya. Pendaftaran jalur SPAN PTKIN akan dibuka pada 22 Januari 2024 dan hasilnya diumumkan pada 2 April 2024.

“Informasi seputar SPAN PTKIN 2024 dapat diakses melalui https://span.ptkin.ac.id/page,” lanjut Nyayu.

Adapun jalur UM PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh 58 PTKIN dan 1 PTN dengan Program Studi keagamaan yang izin operasionalnya diterbitkan oleh Kementerian Agama RI melalui ujian tulis berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE).

Pendaftaran jalur UM PTKIN dibuka pada 6 Mei 2024 dan hasilnya akan diumumkan pada 17 Juli 2024. Informasi lengkap mengenai UM PTKIN 2024 dapat diakses melalui laman https://um.ptkin.ac.id/.

Jalur terakhir yaitu jalur mandiri. Pendaftaran melalui jalur ini dilakukan pada masing-masing Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Informasi lengkap mengenai jalur mandiri dapat diakses pada laman resmi masing-masing perguruan tinggi.***

Rakerwil Gusdurian Jateng-DIY: Dorong Penggerak Komunitas dan Masyarakat Sipil guna Perkuat Kualitas Demokrasi

Pewarta: Muhamad Nurul Fajri

Editor: Ragil

Semarang, Hijatunaa.com. Dalam memperkuat kapasitas penggerak pada setiap komunitas di berbagai daerah, Jaringan Gusdurian Jateng-DIY adakan rapat kerja wilayah 2024 dan Forum Demokrasi. Kegiatan tersebut diselenggarakan di gedung Pusdiklat BKK Jateng Kota Semarang pada hari Sabtu-Ahad (13-14/1/2024).

Rapat kerja wilayah (rakerwil) Gusdurian ini dihadiri oleh penggerak komunitas se-Jateng-DIY, lembaga, dan individu yang tergabung dalam Jaringan Gusdurian. Isu yang di usung berlandaskan hasil rapat kerja nasional Jaringan Gusdurian bulan November lalu yaitu tentang isu toleransi, pemilu, pendidikan inkusif, dan perubahan iklim.

Masturido selaku Koordinator Wilayah Jaringan Gusdurian Jateng DIY menuturkan, “Rakerwil ini adalah bagian dari gerakan tururnan amanat Rakernas yaitu Gardu Pemilu. Gardu Pemilu ini bertujuan untuk meneguhkan peran masyarakat dalam mendorong pemilu yang jujur, adil, damai, dan bermartabat

Bergerak bersama melakukan edukasi politik dan demokrasi serta ikut mengawal proses pemilu agar dapat berjalan dengan jujur, adil, damai dan bermartabat.” Tambah Masturido.

Gusdurian mengajak KPU dan BAWASLU serta FKUB Provinsi Jawa Tengah untuk bersama-sama menjaga dan menguatkan kualitas demokrasi di Jawa Tengah.

Selaku Koordinator Wilayah Jaringan Gusdurian Jateng DIY, Masturido sangat berharap adanya kolaborasi Komunitas Gusdurian di seluruh Jawa Tengah diantaranya KPU, Bawaslu, FKUB kabupaten/kota, dan masyarakat di seluruh Jawa Tengah-DIY.

Salah satu rangkaian rakerwil Gusdurian Jateng-DIY adalah Forum Demokrasi. Senada dengan Masturido, Faza Luthfia (Koordinator Jaringan Gusdurian Jateng-DIY mengatakan bahwa “Forum Demokrasi Gusdurian dalam kerangka Gardu Pemilu Gusdurian ini hadir sebagai wadah bagi warga yang berkomitmen untuk menghidupkan dan memperkuat nilai-nilai demokrasi sehingga demokrasi Indonesia tidak terjerumus pada demokrasi seolah-olah yang hanya bersifat formal prosedural tanpa memedulikan substansi nilai etis, moral, dan kedaulatan rakyat”.

“Gardu Pemilu sendiri merupakan amanat dari rakernas Jaringan Gusdurian tahun 2023. Tujuan dari gardu untuk mengajak lebih banyak orang untuk turut serta dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, damai, dan bermartabat.” Pungkas Faza Luthfia.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Al Mizan berhasil meraih penghargaan Video Pendek Terbaik dalam kompetisi LPM PTKI Challenge 2023

Pewarta: Ibnu Salim

Editor: Huda

Ibnu Salim, salah satu anggota dari UKM LPM Al Mizan, dengan bangga menerima penghargaan di acara yang diadakan di Hotel Royal Kuningan Jakarta pada Kamis, tanggal (14/12/2023)

Alhamdulillah, rasa syukur tak terhingga atas pencapaian baru ini. Saya sangat berterima kasih kepada seluruh teman di Mizan yang telah turut serta dalam perjalanan ini, juga kepada rekan-rekan Navi yang ikut serta dalam pembuatan video pendek ini, serta do’a yang tak henti-hentinya dari orang tua saya. Katanya

Nur Shoib, Kepala Subdirektorat Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Dirjen Pendis, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada anggota Al Mizan yang hadir di Jakarta.

Sebelum pengumuman lomba ini, setiap LPM di seluruh PTKI mendaftar sebagai peserta dalam kompetisi LPM PTKI Challenge 2023 yang bertemakan “Penguatan Moderasi Beragama di Ruang Digital” pada 5 Desember lalu.

Syamsul Bakhri, Pembina Al-Mizan menceritakan bahwa iklan layanan masyarakat yang diikutkan dalam lomba ini merupakan realitas sosial di masyarakat yang sering terjadi yaitu merasa superioritas dan menganggap minoritas penganut agama lain, kami ingin mengedukasi masyarakat agar ketika ada pembangunan tempat ibadah agama lain kita sebagai umat muslim tidak boleh merasa memiliki superioritas dan tidak melarang umat agama lain mendirikan tempat ibadah”.

Prof.Dr.Muhlisin, M.Ag ” Wakil Rektor 3 UIN Gusdur mengucapkan “selamat dan sukses untuk Al-Mizan, ini merupakan kolaborasi yg positif dan bagus antara UKM Al-Mizan dan Navi Film, iklan layanan masyarakatnya sangat mengedukasi untuk mengajak masyarakat bersikap moderat”.

Dialog Lintas Agama dan Kepercayaan antar Tokoh Lembaga Adat Desa Kutorojo

Editor: Dimas

Pekalongan (13/12) – Tim Pengabdian Masyarakat Berbasis Moderasi Beragama UIN K.H. Abdurrrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan “Penguatan Moderasi Beragama dan Dialog Lintas Agama Lembaga Adat Desa Kutorojo” pada Senin, 11 Desember 2023 di Balai Desa Kutorojo Kajen Kabupaten Pekalongan.

Peserta kegiatan ini adalah para pengurus Lembaga Adat Kutorojo. Lembaga adat sendiri dibentuk oleh Pemerintah Desa atas inisiatif warga, untuk memastikan terpeliharanya berbagai kegiatan adat masyarakat setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Kutorojo Dulajat, Sekretaris Desa, Perangkat Desa, 20 Tokoh Agama Kutorojo (Tokoh NU, Tokoh Muhammadiyah, Tokoh LDII, Tokoh Agama Hindu, dan Tokoh Kepercayaan Kepribaden).

Adapun Tim Pemberdayaan Moderasi Beragama UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang turut hadir pada kegiatan ini yakni Dr. Nanang Hasan Susanto, Dr. Muhamad Rifa’i Subhi, dan Syamsul Bakhri, M.Sos). Hadis sebagai pembicara Penguatan Moderasi Beragama yaitu dari Agama Islam Wakil MWC NU Kec. Kajen Mustajirin Toyib dan pembicara dari Agama Hindu Kusnaeni, S,Pd.,S.Sos.

Prof. Dr. Imam Kanafi selaku Ketua LP2M UIN Gus Dur dalam sambungan WhatsApp menyampaikan, bahwa LP2M UIN Gus Dur akan terus berupaya mendorong pengarusutamaan moderasi beragama. Salah satu caranya adalah dengan membentuk mapung moderasi beragama dengan salah satu kampung yang terpilih adalah Desa Kutorojo.

Moderator acara, ini Syamsul Bakhri membuka acara dengan menjelaskan tujuan dialog dan penguatan moderasi beragama karena ada amanat Perpres 58 tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi beragama jadi tanggung jawab bersama baik pemerintah, lembaga pendidikan dan tokoh masyarakat. Sehingga, kegiatan ini sangat penting untuk dilakukan agar upaya dalam merawat kerukunan dan meningkatkan moderasi beragama bisa terwujud.

Kepala Desa Kutorojo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kutorojo dapat disebut sebagai miniatur Indonesia dalam aspek keyakinan (agama). Warga Kutorojo memeluk Islam, Hindu, dan penganut kepercayaan. Bahkan, dalam Islam pun pun beragam ormas, ada NU, Muhammadiyah dan LDII. Meskipun beragam, tapi kehidupan warganya masih kondusif serta aman. Meskipun begitu, perlu kerja sama dalam mewujudkan moderasi beragama, misalnya dengan UIN Gus Dur Pekalongan.

Sementara itu, Kepala Pusat Moderasi Beragama UIN Gus Dur Dr. Nanang Hasan Susanto menyampaikan program moderasi beragama sedang menjadi program prioritas pemerintah, sebagaimana yang tertuang pada Perpres 2023. Indonesia yang banyak agama dan kepercayaan perlu dirawat agar tidak terjadi konflik. Karena konflik yang terjadi selama ini sering terjadi karena perbedaan agama dan keyakinan. Nanang memaparkan, kedatangan Tim Pengabdian ke Desa Kutoroji untuk belajar bagaimana masyarakat Kutorojo mampu hidup bersama, rukun, dan toleran.

Menurut Nanang dialog lintas agama perlu dilakukan, karena berbagai konflik agama yang terjadi, seringkali disebabkan karena munculnya berbagai prasangka. Dialog yang dilakukan, dapat meminimalisir prasangka tersebut. Acara Dialog Antar Umat Beragama dan Kepercayaan yang dipimpin oleh Nanang, menggali bagaimana kehidupan beragama di Kutorojo dan harapan ke depannya. Berbagai perwakilan dari keyakinan menyampaikan pendapatnya, bahwa mereka menyambut baik dialog lintas agama yang diselenggarakan UIN Gus Dur Pekalongan bekerja sama dengan Pemerintahan Desa Kutorojo. Melalui dialog, mereka menjadi lebih mengenal antara satu dan lainnya.

Materi yang pertama adalah Moderasi Beragama perspektif Hindu yang disampaikan oleh Kusnaeni,S.Pd., yang menyatakan bahwa moderasi agama dalam sudut pandang agama Hindu dianalogikan sebagai sebuah rumah yang memiliki pondasi utama, pilar dan atap. Empat pondasi tersebut diantaranya, Landasan Fundamental: Jnana-Wijnana (pengetahuan-kebijaksanaan), Tattvamasi-Vasudewa Kuntumbhakam (Kita Semua Bersaudara), Ahimsa Parama Dharma (Menghindari Kekerasan), Yadnya-Bhakti (Kesediaan berkorban tanpa pamrih-mengabdi tulus). Pilar Penyangganya: Karuna (Cinta Kasih), Maitri (Pertemanan, Persahabatan), Mudita (Simpati, empati), dan Upeksa (Toleransi).

Mustajirin menegaskan moderasi beragama dalam Islam memiliki delapan karakteristik yaitu; Tawassuth (moderat-red), Tawazun (berkeseimbangan-red), I’tidal (lurus dan tegas-red), Tasamuh (toleran-red), Musawah (egaliter dan non diskriminasi-red), Aulawiyah (mendahulukan yang prioritas-red), Tahaddhur (berkeadaban-red), serta Tathawwur wa Ibtikar (dinamis, kreatif, dan inovatif).

Ketua Pusat Studi Moderasi Beragama Dr. Nanang Hasan Susanto menambahkan ke depan Desa Kutorojo akan diajukan menjadi kampung moderasi beragama dan akan terus mendapatkan pendampingan dari UIN Gus Dur.

Polres Batang Amankan 65 Kayu Jati Hasil Penebangan Ilegal

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratunaa, Pekalongan- Kapolres Batang, AKBP Saufi Salamun melalui Kasatreskrim Polres Batang, AKP Imam Muhtadi mengungkapkan bahwa jajaran Polres Batang, Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan barang bukti satu unit truk berisi 65 batang kayu jati yang diduga hasil curian. Polres Batang berhasil mendapatkan barang bukti pada Sabtu, 4 November 2023. Sedangkan keterangan Kapolres Batang diungkapkan pada Senin, (6/11/2023).

Dilansir dari laman ayobatang.com AKP Imam Muhtadi menyatakan bahwa penangkapan berawal dari informasi yang diterima dari pihak Perhutani mengenai dugaan pengangkutan kayu jati secara ilegal. Dengan cepat laporan tersebut di proses oleh Polres Batang, dibantu oleh Perhutani dan Polsek Subah diterjunkan ke lokasi yang disinyalir sebagai tempat aktivitas ilegal pengangkutan kayu jati. Lokasi tersebut bertempat di Jatisari, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.

Berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut, kayu-kayu tersebut terbukti tidak dilengkapi dnegan dokumen yang sah. Dari barang bukti yang didapatkan, sejumlah batang kayu tersebut tidak berasal dari satu lokasi saja. Hal ini merujuk pada aksi penerbangan ilegal yang terjadi di beberapa wilayah di Kecamatan Subah. Setelah dilakukan pengembangan, warga Tambaksari, Rowosari, Kendal berinisial AS (34) ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di kantor Perhutani untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

AKP Imam Muhtadi menyatakan bahwa pelaku AS berperan sebagai pengangkut, akan tetapi posisi tersebut hanya sebagian dari jaringan yang lebih besar. Tim Resmob Polres Batang berusaha mengungkap pimpinan dari jaringan penebangan kayu jati ilegal. AKP Imam menyatakan bahwa, “Kasus ini masih dalam pengembangan, dan jaringan penebang kayu ilegal tersebut masih dalam pengejaran. Pihak kami berupaya untuk mengungkap seluruh jaringan,” tegasnya.

Kasus ini bukan sekedar masalah penebangan ilegal tetapi merupakan pengangkutan ilegal dan semua itu dapat berdampak pada ekosistem hutan. Guna penyelidikan lebih lanjut sopir truk berserta barang bukti saat ini berada di Mapolres Batang. Sedangkan identitas dari pelaku utama yang diduga sebagai penebang pohon jati masih dalam pengejaran petugas.

Kenalkan Budaya Lokal: Ratusan Warga Mengikuti Karnaval Budaya Sangiran

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratunaa, Pekalongan- Karnaval Sangiran, Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah diikuti oleh ratusan warga setempat. Karnaval ini mengusung tema kearifan lokal dan dan potensi desa. Irini Dewi Wanti, selaku Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Ditjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan bahwa 15 dadi 25 di kawasan Sangiran telah mengikuti karnaval tersebut. Pihaknya telah mendata dan melakukan pendampingan pada desa-desa yang ada, akan tetapi hanya 15 desa saja yang dapat ikut dalam karnaval budaya.

Karnaval budaya tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Dimulai pukul 13.00 WIB dan finish pada pukul 16.00 WIB, dengan rute sejauh 3km. Rute tersebut dimulai dari kantor Kecamatan Kalijambe, menuju Terminal Sangiran, Kalijambe. Setiap desa menampilkan kesenian dan kostum tradisional yang unik, sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat setempat yang menonton. Selain kostum, para peserta juga menampilkan atraksi yang luar biasa. Seperti adanya replika tikus purba dengan ukuran jumbo, gajah dan buaya besar. Juga tak ketinggalan peserta yang membawakan kesenian rodat dengan iringan tabuhan unik menggunakan jedor, lengkap dengan para anggota yang memamerkan atraksi semburan api dan sabetan cemeti.

Irini Dewi Wanti juga mengatakan bahwa karnaval budaya dan Sangiran Night Trail 2023 merupakan bentuk usaha mendukung keberadaan Museum dan Cagar Budaya (MCB) Sangiran agar terkenal baik di kalangan nasional maupun internasional. Harapan tersebut harus diimbangi dengan usaha berbagai pihak seperti masyarakat dan pemerintah. Beliau juga menyebutkan bahwa, “Adanya kegiatan ini sebagai bentuk menunjukkan kreativitas, benda seni, suvenir baik dari bahan bambu atau jerami dan lain sebagainya yang itu semua merupakan bagian dari budaya. Hak tersebut memberikan manfaat ke depan, sehingga pihak kami berusaha memotivasi untuk membuat trobidan ide gagasan yang bisa diwujudkan,” ujarnya pada Sabtu (4/11/2023).

T. Raja Kumar Umumkan Indonesia Jadi Anggota Resmi FATF ke-40

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratuna, Pekalongan- Presiden Satuan Tugas Aksi Keuangan atau Financial Action Task Force (FATF) T. Raja Kumar menyampaikan bahwa Indonesia resmi menjadi anggota penuh ke-40. Hal ini disampaikan pada penutupan Plenary Meeting FATF hari Jum’at, 27 Oktober 2023 di Paris, Perancis.  Status keanggotaan ini diperoleh setelah melalui serangkaian pengujian, baik penilaian on-site visit mutual evaluation review (MER) oleh tim FATF pada bulan Juli hingga Agustus 2020. Maupun review yang telah dilakukan pada Plenary Meeting FATF pada bulan Juni 2023.

FATF sendiri merupakan sebuah organisasi internasional yang berfokus pada upaya pemberantasan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal yang berbasis global. Sri Mulyani Indrawati, selaku Menteri Keuangan menyatakan bahwa “Keanggotaan Indonesia di dalam FATF akan membawa dampak positif bagi kredibilitas perekenomian negara. Yakni meningkatkan persepsi positif terhadap sistem keuangan Indonesia melalui investasi baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya dalam sebuah keterangan tertulis, Kamis (2/11/2023).

Sebelumnya, Indonesia hanya berstatus sebagai observer yang berupaya menjadi anggota penuh. Upaya tersebut telah dilakukan sejak tahun 2017 mulai dari menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia, persetujuan proses keanggotaan Indonesia oleh FATF, pelaksanaan High Level Visit antara Presiden  FATF dengan pemerintahan Indonesia diwakili oleh pimpinan Kementrian atau lembaga terkait. Hingga penetapan status observer Indonesia dalam FATF Plenary pada 29 Juni 2018 lalu. Proses keanggotaan Indonesia dalam FATF terus berlanjut melalui keberhasilan yang dicapai dalam Mutual Evaluation Review (MER) Indonesia oleh FATF selama tahun 2019 hingga 2020.

Sri Mulyani juga mengatakan bahwa capaian Indonesia sebagai anggota FATF merupakan awal baik bagi Indonesia untuk terus meningkatkan framework APUPPT PPSPM. Dilansir dari laman CNN Indonesia, Sri Mulyani menambah keterangannya bahwa, “Keberhasilan Indonesia sebagai anggota FATF tidak terlepas dari kepemimpinan Presiden selaku Kepala Negara yang sangat concern terhadap isu FATF, Menko Polhukam selaku Ketua Komite TPPU, Kepala PPATK selaku Sekertaris Komite TPPU, Kementrian Keuangan serta para pemimpin Kementrian Lembaga terkait yang menjadi faktor penting menuju keberhasilan Indonesia menjadi anggota penuh ke-40 FATF,” tuturnya.

Seniman Artwork Sragen Go Internasional: Karyanya Tembus Jadi Poster Film Kelas Box office

Oleh Shofi Nur Hidayah

Hijratuna, Pekalongan- Didit Himawan seorang seniman artwork asal Sragen yang karyanya dijadikan poster dua film kelas box office, berjudul Mortal Kombat dan IT Chapter Two. Bermula dari hobinya membuat coretan, Didit mencoba peruntungannya di dunia seni setelah sempat berkomunikasi dengan seorang lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Sejak itu dia mulai menekuni dunia seni artwork sejak tahun 2005/2006 hingga sekarang.

Seniman berusia 39 tahun itu semula tidak memiliki cita-cita di dunia seni karena banyak orang yang mengatakan bahwa masuk dunia seni harus berani susah. Akan tetapi setelah bertemu dengan kenalannya yang menilai karyanya memiliki nilai jual tinggi di internet Didit mulai merasa tertarik. Didit yang saat itu merupakan penyiar radio memanfaatkan fasilitas di ruang siarannya untuk mencari pelanggan dari luar negeri.

Didit menjelaskan bahwa ia semakin tertarik sejak tahu nilai jual seni bisa dibayar dolar, “Kalau bisa laku segitu, nilainya lebih besar daripada gaji pokok saya di radio. Desain teman saya pernah laku sampai 3.000 US Dollar dan bisa membeli motor tua, laptop, dan kamera. Karena itu saya merasa termotivasi, tapi karena tidak punya genre spesifik saya lebih menitikberatkan pada artwork ilustrasi,” tuturnya dilansir dari laman Solopos.

Didit baru menjadi seniman profesional sejak tahun 2007-2008, dan sukses mendapatkan predikat top level di website yang biasa menjual desain kelas dunia hanya dalam waktu tiga bulan. Didit juga sempat ditawari menjadi admin website penjualan artwork dunia, tapi ditolak. Hingga akhirnya Didit menemukan talenthouse untuk ikut berkompetisi dam desain artwork profesional.

Pria asli Sragen itu memiliki cita-cita membawa nama baik Indonesia dan juga Sragen ke kancah internasional. Sebelumnya desain artworknya untuk film IT Chapter Two juga menang pada tahun 2019 dan berhasil mendapatkan Hadian sebesar 1.500 US Dollar. Didit mengatakan bahwa, “Dua desain itu (artwork untuk film IT Chapter Two dan Mortal Kombat) menjadi portofolio saya. Saya dianggap telah expert di bidangnya, padahal memenangkan desain IT Chapter Two saat itu sempat kontroversial. Tetapi syukur lah bisa menjadi pemenang,” ujarnya, Rabu (1/11/2023).

Semarakan Hari Batik Nasional Pemkot Pekalongan Gelar Batik Night Carnival

Oleh: Intan Anggreaeni S

Memeriahkan hari batik nasional pemerintah Kota Pekalongan menggelar batik karnval pada sabtu 28 Oktober 2023 lalu. Acara ini merupakan salah satu rangkaian Pemkot Pekalongan untuk ikut menyemarakan hari batik nasional sekaligus memperkenalkan dan membangkitkan kembali industri batik di kotanya itu. Berlangsung dari pukul 18:30-22:30 acara tersebut berlangsung meriah dengan berbagai hiburan dan penampilan peserta karnaval.

Meskipun dilangsungkan pada malam hari acara ini dapat menyedot atensi masyarakat. Adapun alur jalan peserta karnaval dimulai dari Gor Jetayu kemudian berlajan ke arah selatan menuju museum batik lalu ke jalan diponegoro dan berakhir di Maybank Kota Pekalongan. Dengan mengangkat tema tentang Kawijayan Nagari diharapkan bahwa melalui acara tersebut dapat menjadi tonggak bangkitnya batik pekalongan. Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid juga berharap bahwa agar kedepannya kegiatan ini lebih meriah lagi dan tentunya dengan persiapan yang jauh lebih matang.

Setidaknya tercatat ada 77 peserta yang ikut dalam ajang karnaval batik ini yang tentunya tampil spektakuler dengan busana batik yang dikreasikannya. Adapun peserta tersebut berasal dari 30 penampil yang berasal dari organisasi perangkat daerah, pemkot pekalongan, pelajar sekolah dasar hingga sekolah menegah atas, serta masyarakat umum. Nantinya dari semua peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut akan diambil pemenang berdasarkan keunikan kostum yang mereka pakai. Adapun kriteria penilainnya yaitu dari aspek pembuatan busana, penampilan, hingga keunikan busana yang mereka kenakan.

Batik Night Carnaval ini juga merupakan salah satu cara kita sebagai warga Indonesia untuk melestarikan budaya lokal. Memperkenalkan budaya kepada generasi muda lewat acara seperti ini juga adalah langkah strategis dalam upaya menjaga dan melestarikan budaya yang kita punyai. Jangan sampai karena perkembangan zaman yang kian modern ini kita kehilangan jati diri bangsa yaitu budaya yang sudah melegenda dan dirawat oleh leluhur bangsa.

Perayaan Hari Pangan Sedunia, Masyarakat Desa Mendolo Kenalkan Komoditi Pangan Lokal.

Kolaborasi Paguyuban Petani Muda (PPM) Desa Mendolo, Yayasan Swara Owa, dan KKN 57 Kelompok 6 UIN Gusdur. menyelenggarakan acara Perayaan Hari Pangan Sedunia dan Launching Kebun Brayan Urip pada minggu (29/10/23) bertempat di Dukuh Sawahan Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan.

Peringatan Hari Pangan Sedunia Tahun ini mengambil tema Air itu Pangan, Air itu Kehidupan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan dan Air bagi kehidupan Manusia dan Alam.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Karanganyar Perum Perhutani, Kepala Cabang Dinas Kehutanan 4 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Camat Lebakbarang, Kapolsek dan Ramil Kecamatan Lebakbarang, Kepala Desa Mendolo, Ketua PKK Desa Mendolo, Direktur Yayasan Swara Owa, Biolaska UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Mahasiswa KKN UIN GUSDUR Pekalongan.

Acara yang dilaksanakan dalam kurun waktu 2 hari berlangsung lancar, dimana pada hari pertama pada hari Sabtu (28/10/23) dilaksanakan kegiatan meramban yang diikuti oleh masyarakat baik lintas usia, yakni mencari berbagai tanaman di hutan sekitar desa tinggal untuk dimasak pada 2 hari, sebagai wujud memperkenalkan pangan lokal.

Ketua panitia mengungkapkan harapan adanya kebun Brayan Urip ini agar digunakan sebagai sarana belajar bagi masyarakat di segala usia

“Harapan dilaunchingnya kebun Brayan Urip ini tentunya agar dapat dijadikan sebagai sarana belajar masyarakat di segala usia sekaligus sebagai konservasi lingkungan sesuai dengan namanya Brayan Urip artinya berbagi kehidupan, bukan hanya kehidupan kita sebagai manusia melainkan juga kehidupan segenap makhluk hidup yang ada di sekitar kita.” ungkap Restu saat sambutan launching kebun Brayan Urip (29/10/23)

Acara ini ditutup dengan hiburan ketoprak sayur yang menceritakan mengenai persaingan antara sayur lokal (kluwek, pakis, dan keji) bersama dengan sayur modern (kentang dan kubis). Dalam ketoprak sayur ini memunculkan adegan dimana lebah yang menyerbuki sayur lokal tanpa mendapatkan nektar dan adegan ini munculkan kalimat “brayan urip” yang mempunyai makna hidup itu harus bersama atau bareng-bareng, begitu pula dengan kebun yang dilaunching pada hari pangan ini. Ketoprak sayur pun berakhir dengan sayur lokal yang tetap dipilih.