Resmikan Gedung Laboratorium Terpadu, Menag RI Apresiasi Langkah Penyematan Nama Gus Dur Sebagai Identitas Kampus

Penulis: Muslimah, Editor: Nehayatul Najwa

PEKALONGAN – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., meresmikan Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur Pekalongan), Jumat (26/6). Peresmian ini menandai komitmen UIN Gus Dur dalam memperkuat sarana pendidikan, penelitian, dan sekaligus menghadirkan pusat administrasi dan pelayanan akademik universitas.

Secara simbolis, peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita ronce melati kemudian dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Menag RI, Nasaruddin Umar. Dalam pembinaannya, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengapresiasi langkah UIN Gus Dur Pekalongan yang menjadikan nama Presiden Keempat RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), sebagai identitas kampus. Menurutnya, penggunaan nama tersebut mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan, dan toleransi yang diwariskan Gus Dur. Ia pun mengajak seluruh sivitas akademika UIN Gus Dur Pekalongan untuk terus percaya diri dalam membangun kampus yang unggul dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi mana pun.

“UIN ini telah mengambil langkah yang sangat tepat dengan mengabadikan nama Gus Dur sebagai identitas kampus. Saya memahami bahwa proses penetapan nama tersebut bukanlah hal yang mudah dan melalui berbagai tantangan. Karena itu, saya ingin menyampaikan kepada seluruh sivitas akademika agar tidak pernah merasa rendah diri hanya karena berada di Pekalongan. Alumni UIN memiliki potensi yang besar dan mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi mana pun,” tegas.

Dalam laporannya, Rektor Zaenal Mustakim memaparkan sejumlah capaian UIN Gus Dur Pekalongan. Saat ini, kampus tersebut telah memiliki lima fakultas dengan 33 program studi yang terdiri dari 25 program sarjana (S1), lima program magister (S2), dan tiga program doktor (S3). Dari total program studi tersebut, sebanyak 16 program studi telah meraih akreditasi unggul.

“Dari 35 prodi ini alhamdulillah 16 prodi sudah unggul. Dan insyaallah bulan ini 2 lagi prodi kelulusan,” terangnya.