Penulis: Ika Amiliya Nurhidayah, Editor: Nehayatul Najwa
Kulonprogo – Kelompok I KKN Nusantara yang bertempat di Dusun Kanoman I, Kelurahan Banjararum, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo secara resmi merilis film pendek berjudul “Pulang Sebelum Gelap” di halaman rumah Kepala Dukuh Tumijo pada Senin malam, (11/08).
“Pulang Sebelum Gelap” mengangkat tema bahaya narkoba dan judi online dengan durasi 11 menit. Film ini memakan 16 hari proses pengerjaan, yaitu 2 hari untuk pengambilan gambar, dan 14 hari untuk penyuntingan. Semua tahapan pembuatan film pendek ini melibatkan peran aktif mahasiswa Kelompok I KKN Nusantara dan Karang Taruna Kanoman I.
Produser sekaligus penulis naskah film Pulang Sebelum Gelap, Ika Amiliya Nurhidayah mengungkapkan, bahwa ditinjau dari sisi religius, film ini juga menyimpan makna yang cukup dalam, bahwa pintu taubat itu selalu terbuka untuk siapapun yang bersedia untuk kembali pada jalan-Nya.
Baca juga: Bersama Mahasiswa KKN Nusantara, Dialog Nusantara 2025 Bahas Ekoteologi
Delapan puluh warga Kanoman I telah menyaksikan penayangan perdana film pendek ini. Mereka mengaku kagum dengan film yang ditampilkan meskipun berdurasi singkat.
Tidak sekadar penayangan film, forum ini juga diisi dengan edukasi bahaya narkoba dan judi online oleh Aiptu Suharyatno selaku Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kepolisian Sektor (Polsek) Kalibawang.
Beliau mengimbau kepada warga agar tidak takut untuk melaporkan penyalahgunaan narkoba kepada pihak yang berwajib, karena sering kali warga merasa takut untuk menjadi saksi.
Baca juga: Merawat Iman, Hidupkan Harmoni: Belajar Moderasi Beragama dari Petilasan 5 Roti 2 Ikan
“Yang sering jadi masalah itu warga takut melapor, takut menjadi saksi, padahal pak, buk, saksi oleh kami itu dilindungi, jadi tidak perlu takut” ujarnya.
Kelompok I berharap, warga Kanoman I dapat mengambil pelajaran yang berharga dari film ini.
